Wali Kota Kupang, Jika Benar Terlibat Kasus Narkoba Pemkot Segera Koordinasikan Penutupan Dacung Hall

Kupang,obornusantara.com-Setelah Badan Narkotika Nasinal (BNN) Provinsi NTT menetapkan 3 orang personil Grup Band yang selama ini manggung di Tempat Hiburan Malam (THM) Dancing Hall (DH) yang di tangkap bersama 4 orang lainnya pada beberapa waktu lalu, kini THM Dancing Hall terancam di tutup oleh pemerintah Kota Kuoang.
Pemerintah Kota Kupang segera melakukan Koordinasi dengan Pihak BNN Provinsi NTT untuk meminta data-data terkait penangkapan Narkoba di Lokasi Karoke Terbesar di Kota Kupang ini untuk di jadikan bukti dalam proses penutupan Dancing Hall.
Jika dalam pemeriksaan nanti terdapat bukti benar Dancing Hall menjadi lokasi pengedaran narkoba di kota kupang maka sangat pasti untuk di lakukan pencabutan ijin operasi alias di TUTUP.
“Kami segera koordinasi dengan BNN provinsi NTT untuk minta data-data soal kasus penangkapan Narkoba di DH, karena dengan data itu baru kita bisa pastikan sanksi apa yang kita berikan. Kalau terbukti ya kita pasti TUTUP. Jelas Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore yang di dampingi Wakil Wali Kota Kupang Herman Man saat di temui di sela-sela kegiatan Peresmian pengoperasian Transmart Kupang pada jumat, 02/03/2018 di kupang.”


Wakil wali Kota Kupang Herman Man menjelaskan, pemerintah tidak pernah melarang untuk berinvestasi dan berusaha di Kota Kupang, namun jika soal Narkoba sangat tidak di ijinkan.
“Kalau usaha itu kita tidak melarang, yang di larang itu kalau ada Narkoba di situ, jadi yang kita proses itu kasus Narkobanya terbukti kita tetap TUTUP”. Kata wakil wali kota kupang dua priode ini.”
Menurut Herman Man, untuk memproses masalah ini Pemkot akan berkoordinasi dengan BNN NTT yang tengah menangani masalah ini untuk di tindak lanjuti ke proses pencabutan ijin.
Sebelumnya di beritakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga dari tujuh orang pekerja Tempat Hiburan Malam Dancing Hall (DH) Kupang.
Ketiga tersangka itu berinisial, A, AR dan RE. Ketujuh pelaku yang merupakan pemain band di DH ini diciduk pada Kamis, (15/2/2018).(wr/by-nora)

Terima Kasih