Tokoh Muda Amarasi angkat Bicara soal program kandidat Cabup Kupang

Amarasi,obor-nusantara.com
Pesta Demokrasi masyarakat kabupaten Kupang 5 tahunan,dalam perhelatan akbar Pilkada serentak 2018,yang kini memasuki tahapan kampanye menyita perhatian semua masyarakat kabupaten Kupang

Penyelenggaraan pilkada yang berlangsung 27 juni mendatang, menuntut masyarakat untuk lebih cerdas dalam menentukan pilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kupang periode 2018-2023

Salah satu tokoh Muda Amarasi Selatan,Timuniti Nufninu angkat bicara soal program para kandidat,yang disuguhkan pada masyarakat saat kampanye tatap muka dan dialogis di berbagai wilayah di kabupaten Kupang

Menurutnya,jika mau masyarakat sejahtera ajaklah mereka untuk ikut berperan dalam Pembangunan daerah

Ditemui wartawan obor-nusantara.com di Buraen ibukota Kecamatan Amarasi Selatan (21/3/18) Ia mengatakan Bicara kemakmuran/kesejahteraan umum idealnya masyarakat harus di libatkan dalam pembangunan.

“Mulai dari perencanaan pelaksanaan sampai dengan pemeliharaan masyarakat harus dilibatkan.saya lihat Paket Harmoni dengan Program Emas Hijau merupakan solusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan alokasi 330 juta per Desa Kelurahan maka dengan sendirinya masyarakat di haruskan untuk merencanakan sendiri apa yang menjadi kebutuhannya” ungkapnya

Figur muda potensial,yang sering disapa Timo menambahkan program emas hijau harmoni, Masyarakat di fasilitasi dengan tenaga pendamping dengan harapan bisa menghindari salah perencanaan.Karena terkadang bukan kebutuhan yang di dahulukan melainkan keinginan dan kepentinganlah yang di dahulukan dalam perencanaan.

“Alokasi dana yang di tawarkan paket Harmoni merupakan bukti keberpihakan paket Harmoni pada masyarakat.Karena yang terjadi selama ini sistem perencanaan yang masih bersifat Top Down, sehingga masyarakat hanya bisa menerima apa yang sudah di rencanakan dari atas dan yang terjadi adalah salah sasaran dalam pembangunan”lanjutnya

Adanya program Emas Hijau yang di tawarkan oleh paket Harmoni maka model perencanaan yang di tawarkan adalah perencanaan yang bersifat Button Up. Masyarakat merencanakan dan pemerintah mengalokasikan dana untuk pembangunannya.

Ia juga menekankan bahwa momen politik ini harusnya kita bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga ke depan bagaimana masyarakat juga bisa ikut terlibat dan berpartisipasi dalam pembangunan untuk kemakmuran masyarakat kabupaten kupang.(wr by kenzo)

Terima Kasih