Kajari Oelamasi, Jaksa Pulbaket Kasus Dugaan Korupsi Dana Pansipmas Naunu

Kupang, obor nusantara,com-Tim Jaksa penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipisus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai melakukan pemeriksaan terhadap Para saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana pansipmas Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang Tahun 2017 senilai Rp. 315 untuk pembangunan sarana dan prasarana Air bersih di desa Tersebut. Saat ini kasus Dana Pansipmas sudah masuk tahap Pengumpulan Data dan Keterangan (Pulbaket) oleh Jaksa untuk mengetahui apakah kasus tersebut bisa di tingkatkan ke PENYELIDIKAN atau tidak.

Kepala kejaksaan Negeri (Kajari) Oelamasi, Ali Sunhaji kepada wartawan di ruang kerja pada senin, (26/3/2018) di Pusat perkantoran Oelamasi Kabupaten Kupang mengatakan, kasus dugaan korupsi dana Pansipmas Desa Naunu yang di laporkan beberpa hari lalau oleh warga kini telah di tindak lanjuti oleh Jaksa.

“kasus ini kami baru menerima laporannya secara tertulis dari warga beberapa hari lalu dan kini sudah dalam tahapan Pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) dengan  melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor dan terlapor, dan kita belum menaikannya ke Penyelidikan apa lagi Penyidikan”. Jelas Mantan Koordinator jaksa Kejati NTT ini.

Dikatakan. Sejak menerima laporan dari masyarakat, kasus Pansipmas ini langsung di disposisikan ke bagian Intel Kejari Oelamasi untuk melakukan pemeriksaan saksi dan pengumumpulan data.

“jaksa kita sudah mulai bekerja dan hari ini (senin, 26/3/2017) ada pemeriksaan saksi awal, karena untuk mengungkap kasus ini kita harus memeriksa sejumlah saksi, baik itu pengelola maupun pihak lainnya yang kita anggap berperan dalam kasus ini, pemeriksaan baru di lanjutkan setelah hari libur Paskah nanti.” Katanya.

Dikatakan, sebagai laporan masyarakat Pihaknya tetap Menindaklanjutinya dengan memeriksa saksi-saksi, sehingga ddapat di pastikan kasus tersebut layak dan pantas untuk naik status atau tidak bisa.

“semua tetap kita proses dan untuk naik status ke tingkat penyelidikan atau tidak nanti kita liat.” Tutup Ali. (wr/by-nora). 

Terima Kasih