Tahun ini Pemda Sikka Siapkan Dana Rp. 23. 43 M Untuk Bebaskan 17 ha Lahan di Bendungan Napun Gete

Kupang, obor nusantara.com-Pemerintah Kabupaten Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Dua Kabupaten Sikka mengalokasikan dana senilai Rp. 23, 43 milyar untuk biaya pembebasan lahan seluas 17 hektar milik masyarakat di sekitar Bendungan Napun Gete yang menjadi areal pembangunan bendungan tersebut.
Sebelumnya pada tahun anggaran 2017 lalu telah di alokasikan sejumlah dana untuk pembebasan lahan di lokasi yang sama seluas 43 hektar.
“semua urusan pembebasan lahan menjadi tanggung jawab pemerintah Daerah dalam.hal ini Pemda Kabupaten di lokasi Bendungan yang di bangun, Pemerintah Pusat hanya menyiapkan dana untuk pembangunan Bendungan tidak ada dana khusus untuk pembebasan lahan masyarakat.” jelas Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Embung dan bendungan, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara (BWS-NT) dua Kupang Marten Tela melalui PPK Bendungan Napunggete .Ahmad Soehono.,ST. MT di Kupang belum lama ini.
Menurutnya, untuk menentukan berapa besar dana untuk biaya pembebasan lahan per hektar milik masyarakat saja di tentukan oleh tim Advaiser yang di bentuk di Kabupaten.
“Balai sama sekali tidak mengurus apapun soal ganti rugi lahan, mulai dari penentuan harga hingga pembayaran, semu ada tim yang menentukannya, sehingga tidak bisa di pastikan berapa besar dana yang di butuhkan untuk semua lahan di Bendungan Napunggete.” Katanya.
Dikatakan, dari total.lahan yang ada seluas 161 hektar yang baru di bebaskan 43 hektar di tambah 17 hektar sehingga totalnya baru mencapai 60 hektar dengan total dana hampir Rp. 100 milyar.
“lahan di situ totalnya 161 hektar dan yang baru di bebaskan 43 hektar dan tahun ini akan di bebaskan lagi17 hektar artinya masih cukup banyak yang belum di bebaskan oleh Pemda Sikka dan ini cukup menyulitkan kita di lapangan. Katanya.
Proyek yang di bangun oleh PT. Nindia Karya sebagai Kontraktor Pelaksana dan di Bantu Subkon PT. Bumi Indah ini di bangun dengan pagu anggran sebesar Rp. 849 milyar dan rencananya akan di bangun selama kurang lebih 5 tahun anggaran.
Hingga awal tahun. 2018 ini proyek tersebut fisiknya telah mencapai 24 persen dan bisa di pastikan akan selesai sebelum jadwal yang di tentukan Pemeeintah.
Bendungan Napunggete merupakan salah satu dari 7 bendungan besar yang di bangun melalui program Nawa Cita Presiden RI Joko Widodo Untuk Nusa Tenggara Timur. Saat ini 2 bendungan telah di bangun masing-masing, bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang dan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu.
Sementara dua bendungan lainnya yang kini tengah di bangun yakni, bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka, Flores dan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sedangkan 3 Bendungan lainnya masih Dalam proses rencana Desain.(wr/by-nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *