Jaminan Sertifikat Tanah Hilang 9 Bulan, Ini Kata Manager Swamitra Koperasi Onatali Oesao

Foti”: Kantor Swamitra Koperasi Onatali Oesao Di Jalan Timor Raya Oesao Kulang Timur.

Kupang, obor-nusantara.com-Sejumlah Barang Jaminan Milik Para Nasabah yang disimpan Oleh Managemen Swamitra Koperasi Onatali Oesao Hilang Di curi bersama Brankas di Kantor Tersebut. Pencurian ini terjadi pada tanggal 14 Agustus 2017 lalu namun seluruh ahli waris dan Pemilik Barang Jaminan tidak di informasikan oleh Pihak Koperasi.
Anehnya, Manager Swamitra Koperasi Justeru berdalih Penyidik Kepolisian Polsek Kupang Timur yang lamban menangani masalah ini sehingga pihaknya baru menyampaikan berita kehilangan ini kepada para pemilik barang jaminan setelah barang mau di tebus Nasabah.
Salah seorang nasabah Swamitra Koperasi Onatali Oesao, Kecaatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Yanto Pian saat mendatangi Kantor Koperasi ini di jalan Timor Raya di Oesao Senin, (04/6/2018 mengatakan, dirinya sebagai Salah satu Ahli Waris dari sertifikat tanah bernomor 2290 yang di jaminkan ke Swamitra Koperasi Onatali Oesao baru di ketahui hilang di curi di Kantor Koperasi sekitar 7 bulan silam.
“Kami sebagai pemilik barang jaminan berupa sertifikat sama sekali tidak di informasikan oleh pihak Koperasi jika barang sudah di curi orang. Kami baru di informasikan pada bulan maret 2018 atau 8 bulan setelah barang hilang saat mau tutup kredit di sana”. Katanya.
Menurutnya, sebagai nasabah sekaligus pemilik barang jaminan harus di informasikan setelah barang hilang di curi. “harusnya Kami di informasikan setelah barang hilang bukan begini caranya,” ujar Yanto.
Dikatakan, selama ini setoran kredit oleh mereka tidak pernah mengalami keterlambatan, namun yang menjadi pertanyaan pada saat kredit ingin di lunasi malah dari Koperasi menyodorkan surat Keterangan Kehilangan dan catatan sejumlah tunggakan yang mencapai puluhan juta Rupiah.
“saat kita bayar lunas mereka tanpa dosa kasi kita nilai tunggakan pada hal barang kita sudah hilang. Ini model Koperasi apa”. Pungkas yanto.


Sementara itu Manager Swamitra Koperasi onatali Oesao, Kupang Timur Maya S. Mozez malah menuding Penyidik Polisi dari Pollsek Kupang Timur yang tidak berhasil mengungkap kasus pencurian ini sehingga pihaknya terlambat menginformasikan pencurian barang jaminan kepada pemilik (Nasabah).
“kami terlambat menginformasikan ke nasabah karerna berharap polisi segera mengungkap kasus ini. Tau-tau sampai saat ini belum bisa di ungkap”. Katanya.
Dikatakan, sejak kejadian pada minggu malam tanggal 13 agustus 2017, dirinya pada senin 14 agustus 2017 mendatangi Kantor Polsek Kupang timur di Oesao untuk membuat Laporan Polisi.
“saya sudah buat laporan di Polisi tetapi belum.jelas pelaku dalam kasus ini dan saat ini kami sudah proses pergantian barang yang hilang seperti sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kupang”.Jelasnya.(wr/by-nora).

Terima Kasih