Pemda NTT Sudah Terima 36 Peti Mati TKI Yang Meninggal Di Luar Negeri

Kupang,obor-nusantara.com-Almarhumah Leopoloina Luruk (41) tahun ibu dari 4 orang anak,  asal Desa Alkani Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjdi Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang meninggal di Luar Negeri yang diterima Pemerintah Provinsi NTT. TKW Ilegal asal Malaka ini meninggal dalam peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas beberapa bulan Lalu di Malasyia.

Kematian Almarhuma ini menoreh Cataan Panjang sejarah oerjuangan para peasik devisa nrgara yang menjadi Trnaga Kerja Luar Negeri yang meninggal di Luar Negeri.

NTT kini kembali berduka, kisah tragis para pejuang hidup,pejuang devisa asal bumi Flobamora di luar negeri berakhir duka

Hari ini, senin, 05 juni 2018 jenazah TKI Nonprosedural yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas (severe head injury secondary to motor vehicle accident sebagai penyebab kematian) meninggal pada tanggal 01 juni 2018 di pulangkan ke kupang Nusa Tenggara Timur

Almarhumah bernama Leopoloina Luruk usia 41 tahun,ibu dari 4 orang anak,yang beragama kristen katholik asal Desa Alkani Kecamatan Weviku kabupaten Malaka terakhir kali bertemu anak-anaknya di tahun 2016(2 tahun silam).

Jenazah tiba dibandara eltari kupang siang tadi jam 12.50 dengan pesawat garuda dijemput oleh sang anak perempuan anak ke 3 bernama nona adolfina.

Informasi ini diperoleh wartawan obor-nusantara dari juru bicara anti human trafficking partai Golkar NTT,Riesta Megasari Risal melalui pesan elektronik whatsapp

Ia mengatakan bersama teman-teman satgas anti human trafficking partai Golkar Didampingi teman-teman dari BP3TKI dan Nakertrans selain karena tugas dan tanggung jawab juga karena terdorong jiwa yang memiliki nurani terhadap pekerja luar negeri asal NTT

“saya akui mereka sangat-sangat peduli terhadap para pekerja luar negeri ini soal nurani,moral dan jiwa terpanggil disini.ketika nona adolfina naik keatas ambulans untuk mengantar jenazah ibunya kerumah mereka dimalaka,dari BP3TKI langsung menangis melihat peti mati dari ibundanya yang tercinta,saya trenyuh melihat ini.perasaan bahwa dia tidak akan pernah lagi bertemu ibundanya.selamat jalan pejuang devisa.selamat jalan pejuang kesejahteraan dalam keluarga…..selamat jalan wanita hebat” tutupnya

Kepulangan jenazah TKI Adolfina terjalin atas koordinasi yang intens antara BP3TKI dengan Satgas Anti Human Trafficking termasuk dengan Satgas TPPO Bareskrim Mabes Polri dibawah koordinasi yang intens dari Ketua Satgas Gabriel Goa dan pengurus Satgas Anti Human Trafficking Golkar NTT Riesta Megasari.(by kenzo).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara