Paud komunitas wisuda 14  Anak di Kabupaten Kupang

oleh

Oelamasi,obor-nusantara.com
Pendidikan Anak Usia Dini atau yang populer dengan sebutan PAUD kini nampaknya semakin diminati oleh sebagian besar orangtua.

Sesuai namanya, sekolah ini pun ditujukan bagi anak-anak usia dini sekitar 3-5 tahun sebelum akhirnya melanjutkan ke tahap Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) komunitas Tuapukan,kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang,hari ini,Jumat,15 Juni 2018 mewisuda 14 Anak didik.

Paud yang bernaung dibawah yayasan Purnama Abdi,sejak berdiri tahun 2009 sudah mendidik anak-anak usia dini dan berhasil mewisuda 69 anak didik  diwilayah tuapukan dan sekitarnya

Rita soares de jesus,Kepala PAUD komunitas tuapukan pada kesempatan itu menyampaikan terimah kasih banyak atas semua dukungan orang tua,pemerintah Desa Tuapukan,dan juga pihak yayasan yang sudah mendukung kegiatan pendidikan anak-anak di sekolah yang dipimpinya

Keberhasilan anak-anak hari ini,kiranya dapat memacu orang tua untuk lebih konsen serta perhatian lebih akan kemajuan pendidikan anak usia dini, mengingat Paud lebih pada membentuk kecerdasan emosi anak.

“Fungsi PAUD adalah membentuk kecerdasan emosi anak. Di PAUD anak akan belajar berbagi, belajar mengenal emosi teman sebayanya, bagaimana cara menenangkan teman yang sedang sedih,” ujarnya Rita Soares de Jesus

Sementara Arnol Joneng yang mewakili Yayasan Purnama Abdi mengatakan Pengetahuan yang bersifat kognisi seperti pengenalan warna, jenis benda, dan penyebutan kata tertentu serta penekanan pada kecerdasan emosional inilah yang hanya bisa didapatkan anak di PAUD bersama teman-teman lainnya.

“Jadi kalau di PAUD atau playgroup intinya adalah melatih empati anak. Sekarang banyak orang pintar tapi kelakuannya tidak benar, melawan orangtua , sama teman sering konflik, ini karena kecerdasan emosionalnya yang tidak terasah sejak kecil,” terangnya

Ia pun berharap PAUD Komunitas bisa menjadi salah satu wadah untuk memperbaiki krisis moral anak bangsa yang semakin memburuk khususnya didaerah ini.

“Dengan kecerdasan emosional yang baik, anak akan tumbuh menjadi orang yang berkepribadian positif di usia yang dewasa” lanjutnya

Arnol Joneng juga menggambarkan kondisi Paud komunitas,mulai dari gedung Paud yang masih belum layak dengan fasilitas bermain anak seadanya,dan juga guru Paud yang mendidik anak tanpa upah.

Berdasarkan realita yang ada,Arnol  sangat mengharapkan perhatian pemerintah Kabupaten Kupang terhadap kesejahteraan guru Paud yang notabene ikut mencerdaskan anak-anak kabupaten Kupang dan juga bantuan Fasilitas pendidikan yang layak.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tuapukan,Simon Nggadas,Arnol Joneng selaku yang mewakili Yayasan Purnama Abdi,Anak-anak Paud bersama Orang Tua dan juga masyarakat di sekitar sekolah

Sedangkan dalam sambutan Kepala Desa Tuapukan,lebih pada memberikan spirit dan profisiat kepada Penyelenggara Paud komunitas serta peserta yang diwisuda.

Dia juga memberi apresiasi kepada pihak Yayasan Purnama Abdi Pimpinan Felis Longa Wea,yang sudah ikut memajukan pendidikan dan kerakter anak di wilayah Tuapukan

“Yang jelas kami pemerintah desa sangat mendukung lembaga swasta yang ikut serta dalam memajukan pembangunan masyarakat di Desa.proses untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan tidak mudah,harus mengorbankan waktu,tenaga bahkan materi.hal ini hanya dapat dilakukan oleh mereka yang punya kepedulian tinggi terhadap masa depan anak-anak.” terangnya (by kenzo)