Warga Lokal Minta Kontraktor Libatkan Dalam Pekerjaan Jembatan Atapupu

Atapupu, obor-nusantara.com-Warga masyakat Atapupu, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta Kontraktor Pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Abad di kilo meter 303 Atapupu agar melibatkan warga lokal dalam Kegiatan pekerjaan Jembatan tersebut. Saat ini Kontraktor sudah mulai menegerjakan jembatan ini tetapi belum ada satupun warga lokal yang di libatkan dalam proyek tersebut.
Pekerjaan Pembangunan Jembatan Abad di kilo meter 303 Atapupu, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang melalui Dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) 2018 kini sudah mulai di kerjakan.
Kontraktor Pelaksana PT. Horison Karya sudah mulai melakukan sejumlah kegiatan seperti, pembuatan jembatan darurat, persiapan base camp dan penyuplaian material batu dan pasir.
Selain material seperti batu, pasir dan lainnya pihak kontraktor pelaksana dari PT Horison Karya juga telah menyiapkan Besi dan lainnya yang di butuhkan di lapangan.


Meski sudah berjalan, namun satupun warga lokal di lokasi proyek yang di libatkan dalam kegiatan proyek tersebut. Karena itu, warga sekitar meminta Kontraktor Pelaksana melalui Balai Jalan agar Dapat melibatkan mereka dalam kegiatan Proyek ini.
“kami sebagai warga lokal di sini sangat menyambut baik kegiatan proyek ini tetapi tolong di libatkan dalam proyek, masa proyek ada di dalam Kampung kami tetapi tidak di libatkan dalam kegiatan di lapangan”. Jelas salah seorang warga Atapupu Yonas Nahak kepada wartawan media ini di Atapupu pada jumat, (22/6/2018).
Menurutnya, sejak ada kegiatan di lapangan sebagai warga lokal sangat berharap agar ada upaya dari pihak proyek agar bisa melibatkan warga di proyek.
“waktu proyek ada di sini kami sangat senang dengan harapan bisa ikut kerja, ternyata sampai saat ini belum ada yang di libatkan”. Katanya.
Dikatakan, jembatan darurat yang di bangun juga melewati permukiman warga dan pasti kendaraan berat dari pelabuhan Atapupu yang ke Timor Leste akan melewati rumah warga. “jembatan darurat lewat jalan lingkungan di permukiman warga dan pasti mengganggu jadi harus di pikirkan nanti”. Jelas Yonas.
Sementara itu menanggapi keluhan warga Atapipu ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Nesam-Mota’ain Naomi Sandang, ST, MT mengatakan, sebagai penanggung jawab proyek pihaknya siap untuk mempekerjakan warga lokal di proyek.
“nanti proyek sudah jalan pasti kita libatkan Warg lokal yang penting warga mau kerja di proyek.”. Katanya.
Menurutnya, saat ini proyek masih dalam Proses persiapan lokasi, sementara pekerjaan fisik jembatan belum di mulai. “proyek belum mulai masih persiapan lokasi, jadi nanti sudah mulai baru kita libakan”.ujar Naomi.
Selain jembatan Abad di atapupu, di ruas jalan Timor Raya ini tengah di lakukan pembangunan pergantian sejumlah jembatan dan perbaikan jalan Negara di Ruas timor raya. (wr/by-novi).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara