Kejar Akreditasi, 22 Staf Puskesmas Camplong di NTT Rela Hibahkan Uang Jasa Medis

Oelamasi,obor-nusantara.com
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Camplong Dibawah pimpinan Hermenegildo  Soares.S.Sos, yang berada di wilayah Camplong  kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur,kini menuju predikat Akreditasi. Syarat akreditasi dalam peningkatan mutu dalam penyelenggaraan  pelayanan, mewajibkan untuk melengkapi fasilitas pelayanan yang memenuhi standar kelayakan.

Berdasarkan komitmen bersama yang di tandatangani 22 staf dan semua elemen,salah satu butir kesepakatan, semua staf merelakan uang jasa mereka untuk dihibahkan yang diperuntukan bagi peningkatan kelayakan fasilitas kesehatan tempat mereka bekerja.

Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Camplong bersama semua staf saat diwawancarai wartawan jumat, 6 Juli 2018

“Sampai saat ini,kami sementara proses untuk memperoleh akreditasi.ini semua karena tekad dan komitmen kami semua untuk sebagai pelayan masyarakat  dalam meningkatkan  pelayanan  kepada masyarakat camplong”terangnya.

Total 4 bulan uang jasa yang dihibahkan oleh 22 staf puskesmas Camplong  berjumlah 110 juta sesuai dengan golongan masing-masing staf untuk digunakan,Rehab gedung Puskesmas,pengadaan Teras,tempat parkir dan juga pengadaan ruangan lainya.Jelas Benediktus Ngamal selaku Kepala Tata Usaha setempat,menyambung pernyataan dari Kepala Puskesmas

Dia juga mengaku hal yang sama bahwa komitmen itu dibuat atas kesepakatan bersama,termasuk soal beban kerja pelayanan maksimal 6 hari kerja seminggu dengan 9 jam kerja perhari.karena hal itu yang menjadi syarat penentuan status puskesmas menuju akreditasi

Sementara koordinator bidan,Ibu Santi Toy dan koordinator perawat Ibu Karvalo menyampaikan bahwa komitmen tersebut atas itikad baik dari semua staf sesuai kebijakan Kepala dalam meningkatkan pelayanan yang baik

“Kami merasa peningkatan status puskesmas adalah tanggung jawab kami semua dan juga masyarakat disini.karena kami selalu berhubungan dengan keselamatan warga.hingga saat ini banyak elemen masyarakat yang mendukung pelayanan mutu di tempat ini.banyak juga sumbangan seperti ,batu,pasir,semen dan juga kayu dari banyak pihak termasuk masyarakat setempat.”kata mereka

Fasilitas yang layak dan juga ketersediaan tenaga medis yang cukup,pelayanan kesehatan juga membutuhkan Penanganan yang cepat, layanan yang ramah dan tindakan yang aman serta bertanggung adalah harapan terbesar masyarakat

Sistem Penyelenggaraan Puskesmas sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, yaitu Penyelenggaraan yang meliputi pelayanan kesehatan atau upaya kesehatatan

Indikator- indikator ini nantinya mengalami peningkatan, yang menunjukkan bahwa standar Puskesmas terus berproses mencapai suatu kualitas atau mutu. Puskesmas dikatakan telah memenuhi standar dalam penyelenggaraannya apabila terjadi peningkatan mutu secara terus menerus (continous of quality)

Secara operasional, Akreditasi dapat dikatakan sebagai pengakuan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan lewat Badan atau Komisi Akreditasi terhadap fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, yang dianggap telah memenuhi standar mutu pada manajemen dan layanannya.

Akreditasi wajib dilaksanakan secara terus menerus untuk mempertahankan standar mutu, dengan penetapan status akreditasi.

Tingkatan status disusun secara berjenjang dengan sebutan strata, dimulai dari yang terendah yaitu strata Akreditasi Dasar, Madya, Utama dan yang tertinggi adalah Paripurna. Strata- strata ini menjadi bukti standar yang sudah dicapai PuskesmasTetapi bila Puskesmas memang memiliki niat yang luhur untuk melayani kesehatan masyarakat dengan lebih baik, berbekal komitmen, integrasi serta dukungan dari semua sektor dan program maka sebenarnya akreditasi itu adalah lebih dari sekedar kebutuhan.(by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara