Dukung Perekonomian, Jalur Jalan Ekonomi Mulai di Bangun Pemerintah Kota Kupang

Kupang, obor-nusantara.com-Pemerintah Kota Kupang secara berrahap akan terus menata dan menyiapakn sejumlah infrastruktur guna mendukung distribusi barang dan jasa ke Kota Kupang dan sekitarnya. Salah satu Sektor terpenting yang kini terus di bangun adalah sarana transportasi jalan dan jembatan yang ada di Kota Kupang.
“kami sedang berupaya untuk membangun sarana transportasi di kota kupang agar mobilisasi barang dan jasa dari dan ke kota Kupang lancar dan aman. Semua jalan protokol di kota kupang harus di pastikan baik dan layak di pakai.” kata kepala Dinas Pekerjaan Umum dan permukiman Kota Kupang Beni Sain Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan Hotmix Kota Kupang Dedy Pandi di Kupang pada senin, 09/07/2017.
Menurut Dedy, sejumlah Ruas Jalan yang menjadi perhatian Pemerintah Kota adalah, jalan Kartini, sam Ratulangi, Wolter Mongisidi 3, jalannSoerapto, SK Lerik, Naimata Petuk dan jalan manulai 2-pengkase.


“kita lakukan Pelebaran jalan sam ratulangi, kartini, wolter monginsidi, minginsidi 3, suorapto dan sk lerik. Dari rata-rata 6 ke 9 meter. Semua aspal hotmix dengab panjang total 6 kilo meter. Sekain itu Pekerjaan trotoar dan saluran drainase, Ada juga pekerjaan aspal di jalan-jalan protokol dan jalan lingkungan tersebar di 5 kecamatan. “jelas Dedy.
Menurut Dedy, jalan yang di kerjakan ini tersebar di Kecamatan kelapa lima oebobo, maulafa alak dan kota raja dengan Fisik sampai saat ini sudah mencapai rata-10 persen dari rencana 6,5 persen.
“Sekarang fisik sudah hampir 10 persen dari target kita 6.5 ada ruas yang sudah sampai 50 persen seperti di Manulai dua-pengkase itu sekarang satu sekmen sudah selesai aspal dan tinggal sekmen ke dua, di ruas ini bisa dalam bulan ini sudah 100 persen.”Ujar Dedy.
Di katakan, dari Panjang total jalan kota kupang 1.574 kilo meter sesuai data 2016 yang ada pada sk wali kota Belum termasuk jalan baru sesuai pertumbuhan penduduk di kota kupang.
“dari total panjang jalan yang ada kondisi baik hanya 47 persen, sisanya kondisi rusak ringan dan berat. “katanya.


Karena itu, dengan kondisi ini Pemerintah kota kupang terus berupaya melalui dana DAK dan APBD Dua kota kupang menangani jalan yang ada.
“tahun 2018 ini Dana DAK kita lumayan besar yakni Rp. 45 milyar dan ini kita tambah dengan ABPD untuk tangani jalan 6 kilo meter. “tutup Dedy.
Sementara itu salah seorang Konsuktan Pengawas dari PT. bayu Pratama Konsultan IBRA, sebagai konsultan pengawas pihaknya berupaya untuk menghadirkan Jalan dengan berkualitas bagi masyarakat Kota Kupang.
“kita utamakan kualitas dan itu adalah harga mati dan tidak dapat di tawar.” Kata IBRA. (wr/by-nora)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara