Pj Gubernur NTT, Atasi Masalah TKI Ilegal, Pemda Perlu Revitalisasi BLK Ketenagakerjaan

Kupang, obor-nusantara.com-Untuk meminimalisir tingkat pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI ke luar negeri secara Ilegal, salah satu langkah yang harus di lakukan oleh Pemerntah Khususnya Pemerintah Provinsi NTT adalah melakukan Revitalisasi terhadap seluruh Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah yang hingga kini tidak beroperasi maksimal akibat kekurangan dana operasional.
Salah satu persoalan yang memicu terjadinya aksi kekerasan terhadap para pekerja Indonesia di luar negeri adalah kemampuan atau skill yang sangat minim untuk Menegerjakan setiap pekerjaan yang di berikan majikan.
Jika hal ini yang menjadi pemicu maka yang perlu di tangani adalah sarana prasarana Ketenagakerjaan yang ada di masing-masing daerah.
“di NTT itu ada sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) yang sudah di bangun di sejumlah Kabupaten dan Kota tetapi tidak di manfaatkan secara baik
Pada hal BLK itu di bangun bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan memiliki kemampuan baik dan siap di pakai oleh pengguna bukan di biarkan rusak dan tidak di rawat”. Jelas Penjabat  Gubernur NTT Robert Simbolon saat menggelar jamuan makan siang bersama seluruh Pimpinan SKPD lingkup Pemeintah Setda NTT Rabu, 18/07/2018 di rumah Jabatan Gubernur NTT di jalan El Tari Kota Kupang.
Menurut Robert, Sebagai Deputy yang menangani masalah Perbatasan dirinya mengakui banyak Tenaga Kerja Indonesia yamg di seberangkan ke negara lain melalui jalur Pintu Perbatasan.
“Saya mengakui memang banyak TKI yang di seludupkan melalui jalur pintu perbatasan di wialayah Kalimantan memang susah di punggkiri oleh karena itu kita harus segera lakukan sesuatu untuk mencegah ini dan satu-satunya jalan yang harus di lakukan pemerintah adalah menyiapkan Tenaga kereja yang handal di setiap bidang dengan mengaktifkan seluruh BLK yang ada”. katanya.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT Bruno Kupok,  Sesuai data Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi NTT, saat ini terdapat sekitar 4 Balai Latihan Tenaga Kerja (BLK) milik pemerintah yang di bangun di 4 kabupaten dan Kota masing-masing, BLK Kota Kupang, Alor, Ende dan BLK di Kabupaten TTU.
Seluruh BLK ini sejak beberapa Tahun silam tidak dapat di fungsikan sebagai mana mestinya karena kekurangan dana opersional dan kini hanya bisa di biarkan jadi mubasir dan terancam Rusak. (wr/by-nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *