Petani di Desa Bisesmus Mengaku, Pacul Tanah Gratis dan Berobat Gratis Sangat Membantu Rakyat

Betun, obor-nusantara.com-Program Pancul tanah Gratis dan Pengobatan Gratis yang di canangkan oleh Bupati Malaka, dr. Stef Bria Seran di rasakan sangat membantu dan bermanfaat bagi para petani di Wilayah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di Desa Bisesmus, Kecamatan Laenmanen.
Menurut pengakuan warga kepada saya kebijakan pacul tanah gratis bagi warga harus tetap digalakkan dan diperluas sehingga bisa dinikmati masyarakat luas.
Seperti yang di lansir, media radarmalaka.com, Penjabat Kepala Desa Bisesmus-Kecamatan Laenmanen-Kabupaten Malaka Willybrodus. K Kun mengatakan, Program Pacul tanah gratis dan Pengobatan gratis yang dicanangkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran sangat membantu rakyat. Dari pengakuan warga kepada saya kebijakan pacul tanah gratis bagi warga harus di pertahankan. Hal itu disampaikan kades Bisesmus,. Willybrodus K. Kun kepada wartawan di Bisesmus-Kecamatan Laenmanen, Kamis (2/8-2018).
Kades Willy mengatakan sejak program dan kebijakan pacul tanah gratis yang digelar mendapatkan sambutan hangat petani.
“Kita di desa Bisesmus menyambut baik program balik tanah gratis itu karena selama program itu belum diberlakukan kebanyakan warga masih balik tanah secara manual sehingga luasan yang diolah tidak optimal. Kalau toh harus gunakan traktor akan membayar biaya yang sangat memberatkan” katanya.
Dikatakan, Tahun lalu desanya mendapatkan program itu untuk pengolahan tanah gratis sebanyak 100 hektar namun tidak optimal karena waktunya hanya satu minggu traktor beroperasi sehingga belum optimal tanah warga yang diolah.
” Kita berharap dalam tahun 2018 Pemerintah tetap melanjutkan program itu dan dimulai lebih dini sehingga ada waktu yang cukup untuk mengolah tanah warga”. Jelas Willy.
Dibidang Kesehatan menurut Willy, masyarakat sangat berterimakasih atas pelayanan kesehatan gratis yang diluncurkan Bupati SBS.
” Masyarakat di desa mengaku sangat senang dengan kebijakan Bupati SBS yang menggelar program pengobatan gratis bagi warga”. Ujar Willy.
Menurutnya, Warga desa sangat senang karena saat sakit atau mau melahirkan sampai dirujuk ke rumah sakit diluar Kabupaten Malakapun ditanggung pemerintah dengan hanya mengurus rekomendasi dari Puskemas dan mengunakan KTP-e.
” Masyarakat saya sering mengatakan Bupati SBS membuat kebijakan yang sangat pro rakyat dan menyentuh kebutuhan dasar rakyat dibidang kesehatan”. Tambah Willy.
“Ditambahkan, warga sering katakan kita sakit pemerintah tanggung, sampai istri hamilpun masih dilayani pemerintah. Sebelumnya, rakyat tidak mendapatkan perhatian seperti itu dalam pemerintahan terdahulu(wr/boni/es)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara