Bupati Stef Bria Seran,  Jadi Imam 40 Tahun Bukan Hal Gampang

BETUN, obor-nusantara.com–Butuh waktu 40 tahun menjadi imam bukan waktu yang pendek. Menjaga dan menghidupi imamat bukan hal gampang tapi penuh dengan suka dan duka saat menjalani masa-masa pendidikan bagi seorang untuk menjadi Imamat yang berbakti kepada Tuhan.

Demikian dikatakan Bupati Stefanus Bria saat memberikan sambutan pada syukuran 40 Tahun Imamat, Romo Wilibrodus Seran, di Balila, Desa Umalor, Kecamatan Malaka Barat, Jumat (3/8/2018) malam.

Bupati perdana Malaka ini mengatakan, dirinya merasa menjadi bagian terpenting dalam perjalanan hidup Romo Wili karena pernah sama-sama saat yubilaris di Seminari Kentungan dan Bupati Malaka saat itu menjadi mahasiswa.

“Saya merasa benar-benar menjadi bagian terpenting dari perjalanan hidup yubilaris dan oleh karenanya secara pribadi saya sangat memberikan apresiasi yang sesungguhnya,” ujar mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini.

Di hadapan para pastor dan umat yang hadir, Bupati yang akrab disapa SBS ini menyebutkan kehadirannya di tempat ini dan memberikan sambutan adalah bagian dari dirinya menjalankan dua tugas yakni, tugas keluarga dan pemerintah.

“Sebagai keluarga saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Uskup Atambua yang diwakili Vikjen Atambua, Uskup Emeritus dan para pastor serta seluruh umat atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada Romo Wili hingga tiba pada perjalanan imamat ke 40 tahun,” ungkapnya lugas.

Dirinya menegaskan, kehadiran semua komponen dalam acara bermartabat seperti ini merupakan pengakuan dan pembuktian kebenaran panggilan serta kesetiaan yang ditunjukkan Romo Wili kepada kita semua.

Bupati Stefanus juga mengutarakan sebagai pemerintah, dirinya patut memberikan terima kasih kepada para pemuka agama di tiga Kabupaten yakni Malaka, Belu dan TTU yang dengan caranya telah memberikan kontribusi nyata bagi tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Karena tugas pemerint itu ada tiga yakni mengurus pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Tentuny urusan seperti ini tak bisa terlepas dari kehadiran para pemuka agama,” ujar Bupati Stef.

Misa syukuran Imamat 40 Tahun ini dimeriahkan koor dari SMAN 1 Malaka Barat. Hadir juga saat itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Malaka.(*/Kominfo Malaka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *