Transformasi Julukan “PENCURI” Menjadi Penghasil Tarramba  di Pulau Timor

Kupang,obor-nusantara.com
Bukan hal mudah merubah sikap dan pola pikir seseorang dari yang dulunya boleh dikatakan “pencuri” kini manjadi penghasil. Di pulau Timor Nusa Tenggara Timur  yang dulu dikenal luas sebagai gudang ternak,saat ini ada satu wilayah tepatnya di desa Oebola Dalam Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang, memiliki potensi yang luar biasa dalam pengembangan peternakan khususnya ternak sapi bali.

Berawal dari kekurangan pakan ternak di musim kemarau,peternak yang dulu sempat dituduh “pencuri” pakan di hutan lindung di wilayah tersebut yang mengakibatkan mereka harus berurusan dengan petugas hutan lindung,menjadi motivasi transformasi dari kebiasaan lama menuju penghasil pakan yang sukses

Tahun 2012 adalah titik awal transformasi itu terjadi dikalangan petani peternak di Fatuleu.berbekal kajian peneliti Debora Kana Hau yang lebih disapa ibu Debbie dikalangan petani,dari BPTP NTT,yang bermitra dengan ACIAR,memperkenalkan pakan ternak jenis legume yang lebih santer disebut sebagai lamtoro tarramba

“Di tahun awal memang banyak yang menyangsikan tawaran untuk membudidaya pakan ternak jenis tarramba.hanya 20 anggota kelompok tani di Oebola Dalam yang bersedia mengembangkan Lamtoro tarramba”jelas Debbie.

Walau dihadapkan dengan pola pikir warga akan ketergantungan pakan ternak dari rumput dipadang,Perjuangangan Debbie Selaku peneliti terus berlanjut mendampingi petani peternak di desa tersebut.hingga akhirnya lamtoro tarramba di lahan petani menghasilkan daun segar untuk pakan sapi dan bijinya dijadikan benih yang dijual dengan harga 50.000 per kilo.

Melihat hasil yang menjanjikan dari budidaya lamtoro,petani lain di wilayah itu juga mulai melirik usaha yang sama.

Mereka mengklaim,Yang menarik dari budidaya lamtoro tarramba adalah daun lamtoro tarramba segar sepanjang tahun sehingga ternak mereka tidak mengalami kekurangan pakan,dan juga biji lamtoro bisa dijual ke pasaran untuk dijadikan benih bagi petani peternak di wilayah lain

Menurut Debbie yang ditemui dilokasi,lamtoro tarramba adalah jenis pakan ternak sapi yang memiliki protein tinggi bagi pertumbuhan  ternak.selain itu pakan jenis ini juga sangat cocok di tanah timor yang semi tropis karena tahan panas .

Saat ini Desa Oebola dalam mulai menunjukan perubahan berkat tarramba.Yang dulunya gersang kini hijau dipenuhi pakan ternak.Dulunya kesulitan pakan,kini daerah ini jadi sumber pakan bagi peternak lainya di seputaran kota kupang.

Petani peternak yang dulunya rumah beratap daun dan berdindingkan pelepah gewang,kini sudah hampir seluruhnya berganti menjadi rumah permanen.

Bahkan salah satu pengurus kelompok,Bapak Yunus sudah bisa membeli mobil pickup yang dijadikan untuk menjual daun segar lamtoro tarramba.

Ternyata boleh dikatakan bahwa Semua keberhasilan adalah buah dari kerja keras dan niat yang kuat.

Nantikan sajian keberhasilan petani peternak berikutnya bagi kemajuan ternak di Nusa Tenggara Timur.(wr by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara