Kunjungi Kelompok Ternak Fajar Pagi Raknamo, VBL Juluki Kelompok Ini Jadi Model

Oelamasi, obor-nusantara.com-Atas kerja keras dan inovasi dari Masyarakat Kecamatan Amabi Oefeto Desa Raknamo,khususnya Kelompok ternak fajar mendapat kunjungan kerja perdana Gubernur terpilih Viktor Bungtilo Laiskodat beserta rombongan pada senin 20 agt 2018.

Kunjungan yang dilakukan Gubernur Terpilih NTT Di Kabupaten Kupang tersebut bertujuan untuk menyaksikan secara langsung kesuksesan yang diperoleh dari kelompok ternak fajar pagi.

Untuk diketahui,Kelompok ternak ini terbentuk sejak tahun 2008 hingga saat ini  sudah menunjukan hasil nyata dalam beternak.

Kelompok ternak yang beranggotakan 50 orang ini,sudah menghasilkan 31 ekor sapi yang  dipanen dari  150 ekor sapi dalam jangka waktu 2 bulan saja dari target waktu yang ditetapkan  6 bulan untuk bisa panen.

Ketua kelompok mengatakan Keberhasilan kelompok ini berkat Disiplin kerja dari semua anggota kelompok fajar pagi yang memberi mereka keuntungan. kesuksesan ini menurutnya adalah berkat dukungan dana dari berbagai pihak diantaranya Bank NTT, Asuransi Jasindo dan pemerintah terkait.

“Bobot berat sapi yang dihasilkan  rata-rata diatas 280-298 kilo hanya dalam tempo 2 bulan selama masa penggemukan, produkso juni-agustus”terang ketua kelompok

Lanjutnya,Sapi-sapi tersebut juga  sudah di asuransi oleh PT. Jasindo. Kelompok ternak fajar pagi raknamo optimis untuk bisa jadi kelompok model untuk NTT dan Kabupaten Kupang khususnya.Rencana lahan 25 hektar besar harapan bisa diperluas jadi 50 hektar.

Bupati Kupang terpilih Korinus Masneno yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kunjungan bapak viktor Laiskodat beserta rombongan dan Masneno juga mengatakan bahwa hasil yang diperoleh kelompok ternak perlu di apresiasi.

“Dengan budidaya ternak model pertama sapi di asuransi, model kedua sapi dipelihara, hanya dalam tempo 2 bln sudah dapat keuntungan 7 juta, sangatlah membanggakan”ungkap Korinus

Masneno juga menyarankan karena di lokasi ternak ini banyak tinja maka perlu dikembangkan ke agro makanan-makanan organik seperti penanaman tumbuh-tumbuhan umur panjang tentunya didukung air yang banyak.

Ditambahkan Masneno,kedepannya tenaga Kerja Indonesia(TKI) dari desa ini bisa dipanggil pulang untuk kembangkan wisata agro.

Sementara itu Viktor B. Laiskodat dalam sambutannya mengatakan bahwa hal menarik yang diakuinya setelah sampai ke tempat ini adalah semangat kerja rakyat,terkhusus kelompok ternak fajar pagi raknamo yang dengan caranya bisa menuju sukses.

Menurut Laiskodat,sangat pantas kelompok ternak ini dijuluki sebagai peternak model asalkan terus menerus melakukan inovasi yang positif dan bernilai.

Disamping itu Viktor pun menegaskan bahwa jangan membakar lahan yang bisa menyebabkan kerusakan tanah.

“Jangan bakar hutan karena Tanah bisa ditutupi dengan daun-daunan hijau yang bermanfaat sebagai humus tanah Seperi tanaman daun kelor salah satunya”tukasnya

Viktor juga berjanji,pada tanggal 20 Desember 2018 nanti akan mendeklarasikan provinsi NTT sebagai Provinsi Kelor,Karena kelor memiliki banyak manfaat diantanya untuk kesehatan dan juga dimanfaatkan sebagai gas.

Dalam sambutanya Viktor menyatakan ilmu terbaik adalah pengalaman dan pengalaman harus bisa dilihat dan dirasakan,mampu membangun imajinasi hebat.

“Harus ada niat dari pemimpin daerah dan juga masyarakat  untuk menjadi yang terbaik.pelatihan kepada setiap kelompok baik itu ternak, tani, perikanan dan sebagainya itu sangat penting terus dilakukan”kata Gubernur terpilih NTT

Karena itu Viktor mengharapkan kepada para pimpinan daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk memberangkatkan kelompok usaha tani dan ternak keluar negeri sehingga bisa mengadopsi pengetahuan peternakan dan pertanian dari negara lain.

“Jika kelompok tani kita berikan study banding ke negara lain,Dari situ mereka belajar memperoleh ilmu dan bisa dipresentasikan dan dipraktekkan ketika kembali ke daerah kita”tegasnya

Viktor Laiskodat yang pada tanggal 17 september 2018 akan dilantik, saat itu juga akan mengendalikan dengan baik keuangan dari segala sektor dengan peruntukan yang jelas demi pembangunan daerah menjadi lebih baik.

Hadir juga pada kesempatan itu Bupati TTU, Raymundus Fernandes, Plt. Dirut Bank NTT, Absalom Sine, Kepala Kantor Bank NTT cabang Oelamasi John Sine, Pimpinan Asuransi Jasindo, May Dance Parhusip,  Ibu Sarah Leri Mbuik, anggota DPRD kab. Kupang, pimpinan OPD dan Camat, Tokoh Masyarakat, Ketua bersama anggota Kelompok ternak Fajar Pagi Raknamo.(wr by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara