Persolan Tanah Di Oelamasi,  Masyarakat Berharap “Jangan Ada Dusta Diantara Kita”

Oelamasi,obor-nusantara.com-
Persoalan tanah di ibukota Kabupaten Kupang yang diklaim pemerintah setempat atas tanah milik masyarakat kelurahan Naibonat kecamatan Kupang Timur hingga saat ini memasuki tahap mediasi. Mediasi yang dilakukan tanggal 13 Agustus 2018 oleh Komisi A DPRD kabupaten Kupang bersama masyarakat pemilik lahan dan Pemda Kupang menghasilkan 3 kesepakatan bersama.

Kesepakatan yang ada diantaranya, menghentikan kegiatan pembangunan 1000 Rumah bagi ASN di lahan tersebut, menindaklanjuti pertemuan seminggu setelah perayaan HUT RI 2018,dan secepatnya melakukan Rapat Forkopimda.

Anis Mase yang sudah menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi persoalan ini dan mengatakan pemerintah sebaiknya mengembalikan/menghibahkan tanah tersebut kepada masyarakat seperti yang diberitakan obor-nusantara.com,masyarakat berharap jangan Ada dusta diantara kita

Hal ini dikatakan Pit Seran beserta beberapa tokoh Kelurahan Naibonat yang ditemui wartawan,Senin,20 Agustus 2018

“Kami hanya berharap kesepakatan yang sudah dibuat secepatnya dilaksanakan.jangan ulur-ulur persoalan ini,kami masyarakat butuh kejelasan.tanah ini kan tanah pertanian,bagaimana kami mau kelolah lahan untuk kebutuhan hidup keluarga kami.”kata mereka bersahutan

Warga pemilik lahan juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPRD yang sudah menyatakan siap untuk memfasilitasi dan mengembalikan tanah tersebut kepada kami

“Kami berterima kasih kepada Pak Anis Mase yang sudah mau menyerap aspirasi kami.ini pimpinan Dewan yang benar peduli dan tau kebutuhan kami.kami juga harap pernyataan pak Anis di ikuti dengan kebijakan pemerintah untuk kembalikan hak kami”pinta Warga.(wr by Kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara