David Pandie, “Tidak Relefan” 11 Program Gubernur Lama  di Usulkan Ke Bappeda Untuk Dihapus

Kupang, obor-nusantara.com-Tim Evaluasi Gubernur Ntt Terpilih Menemukan Sebanyak 11 Program Gubernur Lama Frans Lebu Raya Yang Tidak Prioritas Yang Akan Di Hapus Dalam Kegiatan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun 2019 Mendatang. Sebelas Program Terse But Di Anggap Tidak Prioritas Laga Dalam Kegiatan Rencana Satuan Kerja Gubernur Terpilih.

Usai Mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ri Ke 73 Tingkat Provinsi Ntt Di Halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT Pada 17 Agustus Lalu, Ketua Tim Evaluasi Dari Gubernur Terpilih  David Pandie Kepada Wartawan Mengatakan, Tim Evaluasi Saat Ini Telah Melakukan Sejumlah Tahapan Evaluasi Terhadap Program Skala Prioritas Dari Kegiatan Gubernur Sebelumnya.

Evaluasi Ini Di Lakukan Agar Mengetahui Sejauh Mana Tingkat Kebutuhan Dan Prioritas Program Yang Akan Di Lanjutkan Oleh Gubernur Terpilih Nanti. Dari Hasil Tersebut Evaluasi Menurut John Pandie, Telah Di Temukan Sebelas Program Yang Di Anggap Tidak Masuk Skala Priorotas Untuk Di Lanjutkan Dalam Anggaran APBD NTT Akan Darang.

“yang betul itu 11 program ini sudah tidak relefal lagi untuk dilanjutkan, jadi bukan kita hapus tetapi memang sudah saatnya untuk di hentikan dulu selain ada potensi masalah dalam penyaluran juga”. Jelas David Pendie singkat.

Ke Sesebelas Program Ini Diantaranya, Pengadaan Kapal Motor Ikan Jenis Ketintin/ Makanan Tamabhan (No Nasi Sehari), Pembangunan Tugu Pancasila, Lanjutan Pembangunan Gor Oepoi Kupang Dan Program Pemberdayaan Anggur Merah.

Dikatakan, sesuai dengan arahan dan petunjuk yang di berikan kepada tim maka, seluruh hasil evaluasi program ini akan sampaikan kepada BAPPEDA NTT untuk di tindaklanjuti ke anggaran nanti.

sekarang sudah diserahkan ke BAPPEDA NTT untuk di bahas lebih lanjut” ujar David.

Terkait Alasan Mendasar Yang Menjadi Skala Prioritas Untuk Menghilangkan Program Yang Sebelumnya Telah Di Jalankan Oleh Gubernur Frans Lebu Raya Menurut David Pandie/ Program Yang Hilang Ini Sebenarnya Tidak Prioritas Lagi Untuk Di Lanjutkan/ Karena Berpotensi Masalah Dalam Kegaiatan Di Lapangan. (wr/nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *