Proyek BPJN X Terkesan Jalan Di Tempat, Warga Petuk dan Naimata Makan Debu Tiap Saat

Kupang, obor-nusantara.com-Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalan Lingkar Luar Kota Kupang di Wilayah Naimat Hingga Penfui Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang di kerjakan sejak beberapa bulan Lalu oleh Balai Pelaksajaan Jalan Nasional X Kupang terkesan JALAN di Tempat yang mengakibatkan warga Pengguna jalan termasuk warga masyarakat sekitar dua Kelurahan ini sejak proyek berlangsung DEBU menjadi santapan sehari-hari mereka.
Aktivitas Kenderaan dan alat berat di lokasi proyek yang tidak jauh dari permukiman warga ini di rasakan cukup mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Selain Mobilisasi material juga kegiatan proyek yang menimbulkan debu di lokasi bahkan di terbangkan angin hingga ke rumah warga.
Menurut salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi proyek di jalur Petuk 3 Marten (nama samaran), mereka memang senang dengan adanya pembangunan jalan di lokasi ini, tetapi yang membuat warga kesal adalah Kegiatan yang di lakukan oleh Kontraktor yakni PT Alam Indah Kulanh terkesan Lambat dan jalan di tempat.
“pak. Masa kerja proyek besar begini alat dan kendaraan sedikit saja, kalau begini ya pantas saja kerja lama, kami yang setiap hari lewat ini jalan bahkan tinggal di sini yang kenyang dengan debu” Katanya.
Menurutnya, sejak proyek berjalan sekitar 4 bulan lalu, warga sudah mengeluh namun tidak bisa berbuat banyak karena pemerintah alasannya untuk kepentingan rakyat sehingga harus bersabar hingga proyek selesai.
“kami bersabar terus tetapi sudah 4 bulan ini pak, proyek begitu-begitu saja belum ada tanda-tanda di aspal juga, apa Kontraktor tunggu sampai habis masa kontrak baru selesai begitu, artinya masih 2 atau 3 bulan lagi itu pasti sudah ada yang sakit” Jelas Warga.


Sementara itu, Kasatker Wilayah 1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Rahyudi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Oesapa Batas Kota Soe Grace Agustin, ST. MT mengaku, jika proyek Jalur lingkar luar kota kupang yang sedang di kerjakan oleh PT Alam Indah Kupang sudah sesuai Kontrak.
“fisik kami saat ini sudah 40 persen dari target 33 persen,” jelas mantan PPK Kefa ini singkat.
Saat di tanya Item apa saja yang mendongkrak sampai bobot fisik sekarang lebih dari target, sama sekali tidak di respon oleh PPK.
Dari hasil panatauan Media ini di lokasi pekerjaan nampak hanya satu Mobil jenis dum truk dan satu alat eksafator yang sedang beraktivitas di lapangan. Sementara satu orangpun Buruh bahkan pengawas baik dari Konsultan hingga Pengawas Lapangan dari BPJN X tidak ada di lokasi, pada hal jam istirahat belum mulai atau sekitar jam 11 siang waktu setempat.
Jika seperti ini kondisi lapangan maka, sangatlah wajar jika warga menilai pekerjaan proyek ini terkesan JALAN DI TEMPAT alias santai-santai saja menunggu waktu peleksanaan selesai. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara