Soal Proyek pasar Siuf, Pejabat Disperindag dan Kontraktor Akui Tak Ada Standar Spesifikasi Pasir

Oelamasi,obor-nusantara.com-Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Kupang ,Titus Anin mengatakan memang dalam kontrak kerja tidak tercantum standarisasi penggunaan material pasir pada pekerjaan Proyek pembangunan pasar siuf di Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Proyek pengerjaan pasar di disperindag tahun 2018 tersebut,Material pasir yang tertulis dalam kontrak kerja hanya mencantumkan  menggunakan pasir lokal di wilayah kegiatan proyek

Hal ini disampaikan Titus Anin Bersama PPK Disperindag Ibu Etin saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya,Selasa,28/8/2018 terkait pengerjaan pasar Siuf dengan total dana Rp.730.165.442,76

“Memang dalam kontrak kerja tidak tercantum nama pasir apa,Yang penting menggunakan pasir lokal sehingga bisa berdayakan potensi lokal diseputar area proyek”terangnya

Pernyataan yang sama juga disampaikan ibu Etin selaku PPK proyek tersebut.

“Memang tidak ada klasifikasi pasir apa yang harus digunakan.saat kami turun ke lokasi proyek juga kami cek campurannya ternyata  bagus,pasirnya juga bagus.”tambah Etin

Sementara kuasa kontraktor cv.Utama Konstruksi Sinsigus Blegur saat klarifikasi pemberitaan Klik ntt.com soal Pengerjaan Tak sesuai Spek,menyampaikan bahwa benar menggunakan pasir lokal bukan pasir takari

“Kalau pasir ya memang kami gunakan pasir muara yang ada di amarasi Timur.karena dalam kontrak hanya tertulis menggunakan pasir bersih.jadi kami pakai pasir di dekat area proyek”katanya kepada wartawan di kupang beberapa waktu lalu

Secara umum standar pasir untuk proyek pembangungan di wilayah kabupaten Kupang dan Kota kupang,Pasir Takari merupakan pasir yang sudah diakui sebagai pasir yang bermutu.(by kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *