Bangunan  Puskesmas Oesao Mangkrak, Dewan Minta Proses Hukum 

Oelamasi,obor-nusantara.com-
Inilah kondisi terakhir salah satu  bangunan mangkrak yang ada di lokasi Puskesmas Oesao kecamatan Kupang Timur kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Bangunan tersebut ditelantarkan oleh kontraktor sejak tahun 2014  akibat kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai limit waktu yang ditentukan.

Terkait dengan pekerjaan paket fisik puskesmas oesao yang menelan dana 1 miliar lebih dari sumber dana APBD 2014/2015,Anggota DPRD Kabupaten Kupang,Adi Koroh yang di temui obor-nusantara.com,jumat,31 Agustus 2018 mengatakan sesuai hasil audit BPK,paket tersebut dapat di lanjutkan

“Paket tersebut telah menggunakan dana miliaran rupiah,kalau dibiarkan sangat Tidak bagus dan merugikan negara”katanya

Anggota komisi C DPRD Kupang  tersebut juga mengungkapkan,saat RDP dengan dinkes,Kepala dinas kesehatan sudah menganggarkan 600 lebih juta di tahun 2018 ini

“Kami Komisi C DPRD Kupang akan terus memantau  kelanjutan pekerjaan itu.jika tahun ini tidak dikerjakan,makanya DPRD ambil sikap dan kita akan proses hukum”tegas Adi.

Saat ditanya soal alasan mangkraknya gedung yang ada,menurut Adi,setiap pembahasan induk maupun perubahan Di lembaga DPRD,sampai batas waktu yang ditentukan kontraktor tidak dapat menyelesaikan pekerjaan maka kontraktor tersebut di black list.

Ketika disinggung pernah dialokasikan anggaran sebesar 700 juta untuk melanjutkan pekerjaan di tahun 2017  namun tidak bisa dilaksanakan terkendala waktu tidak ada rekanan yang ikut sehingga di pending.

Adi juga memberi peringatan keras kepada dinas kesehatan,mengingat banyak bangunan puskemas yang ditelantarkan kontraktor

“Untuk PPK diharapkan untuk lebih transparan dan objektif setiap rekanan yang mengikuti pelelangan,sehingga mereka bertanggung jawab atas pekerjaan yang ada.PPK maupun Pokja agar Sejak perencanaan
Sampai proses pelelangan jangan menjagokan rekanan yang memiliki kedekatan dengan mereka.jangan terima titipan”Tegas Adi

Hingga berita ini diturunkan kepala Puskesmas Oesao yang juga sebagai PPK pada proyek Dinas Kesehatan,Dr.Yeti selalu menghindar dari wartawan obor-nusantara.com.SMS tidak di balas dan telepon pun selalu saja di reject .
.(by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara