Camat Amarasi Timur Mengaku Penggunaan Pasir di Proyek Pasar Siuf Tak Ada Ijin

Oelamasi, Obor-nusantara.com-
Camat amarasi timur Yakob Banesib saat ditemui wartawan, jumat 7 agustus 2018 disela-sela Rapat koordinasi bersama camat dan kades tingkat kabupaten Kupang ,mengatakan material pasir yang digunakan sesuai pengamatan dirinya memang proyek pasar siuf menggunakan pasir kali yang ada di wilayah itu.

“Menurut saya kalau mereka pake pasir kali di wilayah saya ya paling tidak ada kontribusi untuk pemerintah setempat”tukasnya

Yang diamati dirinya selaku camat ,sejak proyek itu sejak fundasi hingga saat ini sudah sekitar 50 persen progres pembangunan,pasir yang mereka pakai sebagai material utama campuran dalam proyek tersebut menggunakan pasir kali di dekat lokasi proyek

“Saya larang sebenarnya karena saya tidak pernah memberi ijin untuk gunakan material pasir di wilayah saya untuk proyek besar seperti pasar siuf.yang saya ijinkan hanya untuk masyarakat pakai untuk bangunan pribadi”katanya

Ia juga menegaskan tidak pernah memberi ijin kepada kontraktor untuk menambang pasir diwilayahnya untuk pembangunan proyek pasar.

Dirinya juga menyampaikan tidak tau pasir apa yang ada dalam perencanaan dalam pembangunan pasar itu.

yang jelas menurut Yakob,proyek tersebut menggunakan pasir kali diwilayahnya.

Ditanya soal harga pasir,Ia mengatakan harga Pasir kali itu berkisar 300 ribu,dan bisa harga dibawah itu ,tergantung negoisasi.

Sementara pada pemberitaan sebelumnya obor-nusantara.com,Ketua komisi C DPRD Kabupaten Kupang Anton Natun ketika dimintai tanggapan soal.proyek Disperindag,proyek pasar siuf  menyebutkan jika pasir yang digunakan tidak menjamin mutu bangunan dan harga dibawah,per tanda  ada indikasi korupsi

“Material berkualitas yang termuat dalam Rab itu harganya mahal.jika proyek pasar itu menggunakan material yang harganya murah maka itu ada indikasi korupsi”kata Anton

Anton juga menjelaskan bahwa pasir yang bermutu untuk wilayah kabupaten Kupang hanyalah pasir Takari,karena sudah uji Laboratorium dan memenuhi standart mutu

“Biasanya spek itu jelas,menggunakan pasir takari.karena pasir berkualitas akan mendukung mutu campuran beton pada proyek pembangunan pasar itu.kalau pake pasir tidak berkualitas akan mempengaruhi mutu.apalagi pakai  pasir lokal didaerah itu yang belum ada standar uji.saya harap tidak boleh kerja seperti itu”terangnya.(by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara