DiKabarkan Mau Dijadikan PSK, Wagub Jemput  3 TKW  NTT di Medan

Kupang, obor-nusantara.com–Tiga Orang Calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Malaka, Nusa tenggara Timur Kahirnya di jemput Langsung oleh Wakil Gubernur NTT Yosef Nai Soi di Medan, Sumatera Utara.
Keputusan Wakil Gubernur NTT  Josef Nae Soi untuk menjemput 3 TKW Asal NTT pada Minggu, 7 Oktober 2018 di Medan, Sumatera Utara ini di lakukan setelah Ketiganya dikabarkan hendak dijadikan pekerja seks komersial (PKS) oleh jaringan human trafficking yang membawa mereka ke Medan.
Seperti di lansir media online NTT-Terkini,.com, Penjemputan dilakukan setelah Wagub NTT ymemperoleh informasi dari Jaringan Aktivis AntiHuman Trafficking, pada Sabtu, 6 Oktober 2018, dan langsung menjemput ketiga remaja asal TTS dan Malaka itu agar segera dibawa pulang ke Kupang.
Ketiga anak di bawah umur tersebut adalah FS asal Kec. Amanuban Timur, Kabupaten TTS, LS asal Kabupaten Kupang, dan SA asal Kabupaten Malaka.
Hingga saat ini, belum diperoleh informasi detail tentang bagaimana ketiganya bisa selamat dan kapan mereka tiba di Kupang.
Direktris PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik meminta jajaran Polda NTT untuk tidak hanya jadi penonton melihat banyak remaja putri yang dikirim secara ilegal ke luar NTT.
“Pak Kapolda, mana komitmennya mendukung program Pemprov yang hendak memberantas human trafficking. Jangan diam saja, dan segera bertindak,” ujar Lery yang dihubungi, Senin, 8 Oktober 2018.
Dia juga mendesak jajaran Kapolres agar lebih taktis mendukung upaya pemberantasan trafficking dengan mengaktifkan tim satgas anti Trafficking yang sudah terbentuk di polres-polres.
“Banyak instansi pemerintah juga ikut bermain. Untuk itu perlu.pembersihan dan pembenahan. Ada oknum petugas-petugas airport yang juga masih main mata untuk menyembunyikan calon TKI di tempat mereka karena mereka bagian dari mafia,” tegasnya. (wr/nttterkini.com)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara