Kepala PT.  Jasa Raharja Kupang Ingatkan Warga Jangan Naik Angkutan Plat Hitam Penumpang Tak Dapat Asuransi Kecelakaan

Kupang,obor-nusantara.com-
PT Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN yang mengurus Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas  sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 dan Nomor 34 Tahun 1964 dengan Tugas memberikan santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum tidak dapat menerima klaim. Asuransi kecelakaan yang bersumber dari kendaraan angkutan umum yang berlat Hitam. 

Kepala Jasa raharja wilayah NTT, Prastio Surahmanto,SE,Qia diruang kerjanya,Selasa,9/10/2018 mengatakan sesuai amanah Undang-undang, Jasa Raharja hanya memberi santunan kecelakaan bagi masyarakat yang menggunakan angkutan Umum yang sah atau berplat kuning.

Sedangkan bagi penumpang yang menggunakan jasa angkutan tanpa ijin angkut tak berhak klaim asuransi di PT.Jasa Raharja

“Dalam pengertian,angkutan umum yang sah adalah angkutan yang memiliki ijin angkut penumpang”tegasnya.

Sebab menurutnya,dalam tarif yang dibayarkan masyarakat kepada pemilik angkutan,terdapat 60 Rupiah yang harus dibayarkan kepada jasa Raharja sebagai penjamin santunan kecelakaan diri

“PT Jasa Raharja juga memiliki tugas menghimpun dan mengelola dana dari masyarakat guna memenuhi pemberian hak masyarakat atas santunan kecelakaan,” kata Kepala Jasa Raharja wilayah NTT

Pernyataan Prastio tersebut,menjawab pertanyaan wartawan obor-nusantara.com terkait Maraknya alat transportasi Darat,seperti Mobil Jenis Pick up dan juga mobil travel yang beroperasi  di wilayah kabupaten Kupang  sebagai alat transportasi massal

Dinas perhubungan setempat yang dimintai tanggapannya terkait persoalan ini,ternyata belum mampu menertibkan eksistensi beroperasinya kendaraan berplat hitam yang mendompleng mobil angkutan penumpang yang notabene berplat kuning

Salah seorang pegawai perhubungan yang bertugas di pasar Oesao,Ernesto mengaku kesulitan menertibkan kendaraan plat hitam yang mengangkut penumpang.

“Seharusnya kendaraan plat hitam tidak boleh muat penumpang.karena plat hitam kan kendaraan pribadi.tidak ada hak muat penumpang,kami juga tidak bisa tagih retribusi dari kendaraan plat hitam yang muat penumpang.kami juga sulit menertibkan mereka .”jelasnya

Sementara ,Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang Joni Ati,mengaku dinas perhubungan tidak bisa beroperasi sendiri untuk menertibkannya.butuh kerja sama dengan pihak Lantas Polres Kupang

“Kami butuh kerja sama dengan pihak kepolisian untuk menertibkan kendaraan tanpa ijin yang mengangkut penumpang.masyarakat juga diminta untuk tidak lagi menggunakan jasa angkutan berplat hitam.Resikonya itu,jika terjadi kecelakaan,penumpang tidak berhak klaim asuransi.”pungkasnya.(by kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara