Diduga Sejumlah Proyek PUPR Kabupaten Kupang Tahun 2016 Belum Selesai Di Kerjakan

Kupang,obor-nusantara .com-Sejumlah Proyek Fisik yang di tangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Kupang tahun Anggaran 2016  diduga Hingga kini belum selesai di kerjakan.  Bahkan ada proyek jalan yang sudah selesai  di kerjakan tetapi belum setahun di gunakan sudah hancur akibat tidak berkualitas. 

Dugaan masih ada proyek tahun 2016 yang belum. Selesai dikerjakan ini terkuak setelah masyarakat melaporkannya ke media massa.

Hal ini terjadi karena di duga ada indikasi Pungutan Liar oleh Oknum staf PUPR Kabupaten Kupang,Warga beberkan Proyek PUPR Yang bermasalah.

Indikasi Pungli yang diungkapkan wakil Bupati Kupang Terpilih,Yeri Manafe yang diberitakan Obor-nusantara.com,pada tanggal 22/11/2018″terendus pungli wakil Bupati Kupang terpilih minta KPK cek kekayaan staf PUPR”,menggugah warga membeberkan sejumlah Proyek bermasalah yang di kerjakan oleh Dinas PUPR Setempat.

Sesuai dengan laporan warga, terdapat sejumlah  proyek konstruksi jalan dan jembatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2016 mangkrak alias tidak diselesaikan.

Laporan masyarakat yang diterima media ini menyebutkan ada sejumlah item proyek yang ditangani oleh Dinas PUPR Kabupaten Kupang belum selesai dikerjakan.

Bahkan, proyek-proyek tersebut diduga sudah mangkrak alias tidak selesai dikerjakan.Anehnya, proyek mangkrak tersebut tetap dilakukan pencairan dana proyek oleh oknum-oknum tertentu di dalam internal Dinas PUPR Kabupaten Kupang.

Dari data yang diterima media ini, proyek-proyek yang dilaporkan bermasalah oleh masyarakat antara lain adalah:

  1. Pekerjaan jalan Kabupaten di semua Kecamatan Amfoang belum selesai dan mutunya tidak sesuai aturan yang sebenarnya.

  2. Pekerjaan Jembatan 2 buah di Kecamatan Amfoang utara belum selesai dengan kualitas mutu tidaak sesuai aturan lagi, sehingga pekerjaan tersebut asal jadi supaya cepat selesai.

  3. Pekerjaan jalan dan jembatan 4 buah di air baun Babau Kecamatan Kupang Timur belum selesai dengan kualitas mutu tidak diperhatikan lagi sehingga tidak sesuai dengan aturan yang sebenarnya. Yang penting cepat selesai saja.

  4. Pekerjaan jalan Kabupaten di semua Kecamatan Fatuteu belum selesai semua. Ada pula yang sudah diselesaikan, tetapi belum 6 bulan jalan tersebut sudah hancur semua karena pekerjaan tersebut sudah tidak melihat pada kualitas dan mutu lagi. Yang penting cepat selesai dengan kontruksi asal jadi dan dana bias dicairkan.

  5. Pekerjaan jalan Kabupaten di semua Kecamatan Amarasi belum selesai semua. Ada yang sudah selesai, tetapi belum 6 bulan jalan tersebut sudah hancur semua karena pekerjaan tersebut sudah tidak melihat pada kualitas dan mutu lagi. Yang penting cepat selesai dengan kontruksi asal jadi dan dana bisa dicairkan.

Masyarakat dalam laporan tersebut menyatakan menyesali kinerja Dinas PUPR Kabupaten Kupang yang dinilai tidak mengawasi dengan baik proses pengerjaan sejumlah proyek tersebut.( Kz/tim)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara