OJK Diminta Obyektif Seleksi Calon Komisaris dan Direksi Bank NTT

Kupang, obor-nusantara.com-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Timur diharapkan oyektif dalam melakukan seleksi terhadap Calon Komisaris dan Direksi Baru Bank NTT yang tengah dalam proses. Hasil seleksi OJK dengan mendapatkan orang-orang yang profesional akan menentukan masa depan Bank milik masyarakat dan Pemerintah Daerah ini kedepan.
Hal tersebut di sampaikan salah seorang Pemegang saham Bank NTT Amos CH. Corputy pada kamis, 20/12/2018.
Menurutnya, Calon komisaris Utama dan Direktur umum yang kini dalam proses seleksi oleh OJK harus orang perbankan yang diwajibkan mengerti manajemen perbankan sehingga memberikan warna baru bagi bank NTT dalam berusaha.
“Kalau calon Komisarisnya bukan orang perbankan mana bisa mengawasi bank dan menasehati direksi dalam pelaksanaan tugasnya masih ada kesempatan untuk penjaringan calon komisaris Utama dari bankers yg berpengalaman”. Kata mantan Dirut Bank NTT ini.
Dikatakan, keinginan Gubernur NTT adalah mencari tenaga profesional di bidang perbankan bebas KKN dan politik yg mampu mengurus bank NTT menjadi lebih baik.
“ini bank NTT bukan bank yang sakit tetapi bank yang salah urus oleh pengurus lama kental dengan politisasi karena itu, pengurus saat ini haruslah orang-orang yang benar-benar profesional di bidang perbankan”, Jelas Amos.
Karena itu harap Amos, OJK harus obyektif dalam penilaiannya untuk menetapkan siapa yang paling mampu dari semua calon yang ada untuk mengisi jabatan tersebut.
” OJK jangan ragu-ragu untuk mencoret calon yang tidak profesional di bidang perbankan””, pinta Amos.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua tim seleksi KRN, Samuel Djoh, Aloysius Sukardan dan para calon dirut, Izhak Eduard Rihi, Lazarus Orapau untuk selamat berjuang mengikuti sleksi ini. (wr/nora)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara