Kapolda NTT, Legalitas Miras Masih Tunggu Aturan Hukum

Foto: Kapolda NTT  Irjen-Pol Raja Erizman

Kupang, obor-nusantara.com-Rencana Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat Untuk Melegalkan Minuman Keras Jenis Arak Kampung Di Wilayah Ntt Mendapat Dukungan Dari Polda Nusa Tenggara Timur.

Meski Mendukung Rencana Tersebut Namun Kapolda NTT Irspektur Jenderal Polisi (IRJEN-POL) Raja Erizman Mengaku, Pihaknya Tetap Menunggu Aturan Yang Menjadi Landasan Hukum bagi Pihaknya Untuk Rencana Tersebut.

Kepada Wartawan Dalam Jumpa Pers Akhir Tahun Di Markas Polda Nusa Tenggara Timur Senin (24/12/2018) Siang, Kapolda NTT Inspektur Jenderal Polisi (Irjen-Pol) Raja Erizman Mengatakan, Rencana Gubernur NTT Untuk Melegalkan Minuman Keras Jenis Sopi Atau Arak Kampung Harus Di Dikung Dengan Peraturan Hukum Sehingga Dapat Menjadi Pegangan Bagi Aparat Dalam Mengatur Peredaran Miras Tersebut.

Dikatakan, Sebagai Penanggung Jawab Keamanan Di Daerah Ini Tentu Mendukung Setiap Kebijakan Pemerintah Daerah Namun Harus Di Berengi Dengan Aturan Baik Itu Dari Gubernur (Pergub) Maupun Landasan Hukum Lainnya. Jika Aturan Tersbeut Belum Ada Maka, Pihaknya Tetap Melarang Peredaran Minuman Keras Tanpa Berlabel Seperti Miras Kampung Di Daerah Ini.

“Kita tatap dukung kebijakan tersebut tetapi sampai saat ini kan belum ada aturan hukum seperti Pergub dan lainnya yang mendukung rencana tersebut, kami masih menunggu kapan ada aturan hukumnya”. Jelas Jenderal Bintang dua ini.

Menurut Kapolda, Pihaknya Tetap Mendung Rencana Yang Telah Di Sampaikan Oleh Gubernur Tersebut Yang Tentunya Akan Ada Payung Hukum Yang Mejadi Acuan Untuk Melegalkan Miras Di Darah Ini.  “pasti ada aturannya, kan belum ada kita tunggu saja” tandas Kapolda.

Kapolda Juga menabahkan, Setiap Kebijakan Pemerintah Pasti Diamankan Oleh Aparat Keamanan Baik Yang Bersifat Instruksi Maupun Kebijakan Lainnya.

Terkait Pengamanan Natal Dan Tahun Baru, Menurut Kapolda, Pihaknya Lebih Intens Untuk Memantau Berita Di Media Sosial Teruatam Beriata Bohong Atau Hoax Yang Mudah Mempengaruhi Masyarakat.

Untuk Itu Kapolda Berharap Masyarakat Hendaknya Dapat Berhati-Hati Dan Lebih Bijaksana Dalam Memanfaatkan Media Sosial Selama Masa Perayaan Hari Raya Natal Dan Tahun Baru. (wr/nora).

Berita ini telah di tayang oleh TVRI NTT pada tanggal 25/12/2018

Terima Kasih