Lokalisasi KD Ditutup, 145 Penghuni Sementara Masih Menghuni Lokasi

Foto: istimewa

Kupang, obor-nusantara.com–Pemerintah Kota Kupang Terhitung sajak hari ini Selasa, 01/01/2019 resmi menutup Lokalisasi Prostitusi terbesar di Kota Kupang Karang Dempel (KD) di tenau, Kelurahan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penutupan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kupang Nomor 176/KEP/HK/2018 tanggal 21 Desember 2018 yang isinya terhitung tanggal 1 Januari 2019 seluruh aktivitas di lokalisasi diberhentikan.Seperti diberitakan NTT-terkini.com, Lokalisasi prostitusi Karang Dempel (KD) yang berlokasi di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi ditutup hari ini, Selasa, 1 Januari 2019. Namun 145 Pekerja Seks Komersial (PSK) penghuni lokalisasi masih diperbolehkan tinggal sementara di tempat tersebut.

“Hari ini secara resmi KD ditutup, segala aktivitas prostitusi selesai. Sesuai arahan Wali Kota para penghuni masih di perbolehkan tinggal,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisberto Amaral, Selasa, 1 Januari 2019.

Penutupan lokalisasi KD itu sesuai Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 176/KEP/HK/2018 tanggal 21 Desember 2018 yang isinya terhitung tanggal 1 Januari 2019 seluruh aktivitas di lokalisasi diberhentikan.

Sebanyak 145 PSK masih diperboleh tinggal sampai ada deklarasi penutupan dan selanjutnya proses pemulangan ke daerah asal.

Sementara tempat lain yang terindikasi melakukan praktek prostitusi terselubung seperti Pijat Traditional (Pitrad), Bar, Karaoke dan tempat penginapan menjadi target operasi setelah penutupan KD.

“Sementara tempat lain yang terindikasi
ada praktek prostitusi menjadi target penutupan selanjutnya,” tambah Felisberto.

Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kesbangpol dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) tetap melakukan operasi gabungan untuk pemantauan dan penjagaan pasca penutupan. (wr/nora/ntt-terkini. Com)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara