Lulus VerifIkasi dan Akreditasi,  LBH Surya NTT Siap Berikan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

Foto: Herry Battileo SH,  MH

Kupang,  obor-nusantara.com-(Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)  meloloskan 7 Lembaga Bantuan Hukum (LBH)  dari Nusa Tenggara Timur dalam proses Verifikasi dan Akreditasi.  Dari ke 7 LBH tersebut salah satunya adalah LBH Surya NTT yang didirikan oleh pengacara Herry F.F. Battileo,SH.,MH bersama tim advokatnya yang berkedudukan di Jl. Perintis Kemerdekaan I Nomor 007 Kayu Putih, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dinyatakan lulus verifikasi dan akreditasi Kemenkumham untuk periode 2019-2021.

LBH Surya NTT tidak hanya lulus verifikasi dan akreditasi, namun masuk dalam tujuh Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang lulus di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Seperti yang di beritakan medinpurnapolri. Com, Kepada media melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (1- Januari 2019), Herry menuturkan, sebagai pendiri dan pengawas serta tim advokat pada LBH Surya NTT tentu berterima kasih kepada Kementerian dan Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Terima kasih kementerian dan Kanwil Hukum dan Ham Provinsi NTT,” ucap Herry.

Ditambahkannya, kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami akan melayani dengan tulus dan iklas dalam memberikan bantuan hukum, baik litigasi maupun non litigasi dengan menjadikannya sebagai skala prioritas secara gratis.

“Saya sebagai pendiri dan sebagai pengawas merasa sangat trima kasih kepada Kementrian dan Kanwil Depkumham atas pemberian akreditasi kepada LBH kami,” tambahnya.

Disampaikan juga oleh Herry, ini suatu kepercayaan buat kami, untuk itu kami akan laksanakan kepercayaan yang telah diberikan oleh pemerintah dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Sekali lagi, baik litigasi maupun non litigasi kepada masyarakat menjadi skala prioritas, kami berikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkannya,” tutup Herry.(wr/nora/hb/mpp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *