Tidak Selesai Tepat Waktu, Kontraktor 2 Jembatan di Rote Kena Denda

Foto,  Salah Satu Jembatan yang di bangun di Rote yang sudah selesai (doc bpjn x)

Kupang, obor-nusantara.com-Hingga akhir Bulan Desember 2018 atau akhir masa kontrak Kegiatan Fisik Dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang khususnya di Satuan Kerja NVT wilayah 1, BPJN X Kupang khususnya di PPK Rote dan Sabu terdapat 2 Jembatan yang belum selesai dikerjakan.

Atas keterlambatan tersebut, Kontraktor pelaksana kedua Jembatan ini dikenakan denda keterlambatan sesuai dengan Keputusan menteri Keuangan (KMK) nomor 243 dengan perpanjangan maksimal hingga 90 hari kalender oleh BPJN X Kupang.

“ada dua jembatan di Kabupaten Rote maisng-masing, jembatan Baudale dan jembatan sua sampai habis masa kontrak belum selesai dan kita kenakan denda sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK)”. Jelas Kasatker Wilayah 1 BPJN X Kupang IRahyudi Khalit, ST. MT di Kupang pada selasa, 15/2/2019.

Dikatakan, sesuai KMK yang baru, jika ada pekerjaan yang lewat tahun anggaran maka di berikan perpanjangan waktu pekerjaan dengan denda.

“jadi jika ada pekerjaan yang lewat tahun anggaran kita pakai PMK 243 dan kami dari proyek sudah urus semua administrasi dan kelengkapannya di KPPN”. Ujar Rahyudi.

Dijelaskan, pada tahun 2018 lalu Pemerintah melalui BPJN X kupang membangun 7 jembatan di wilayah kabupaten Rote-ndao. Dari jumlah ini 5 diantaranya sudah selesai meski tidak tepat waktu sesuai masa kontrak.

“kita tahun 2018 ada bangun 7 jembatan di Rote, 5 sudah selesai dan 2 masih dalam pekerjaan dan kita pasntikan dalam minggu ini sudah bisa selesai di aspal”. Jelas Rahyudi.

“saya pastikan kita tetap kenakan denda keteelambatan sesuai aturan yang berlaku”, tutup Rahydi. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara