Didampingi KBRI,18 Nelayan Asal Alor Jalani Proses Hukum Di Timor Leste

Foto,  Istimewa

Kupang, obor-nusantara.com-Pasca ditangkap Polisi Perairan Negara Timor Leste (PNTL) pada Sabtu (19/01/2019)  saat tengah menjual ikan hasil tangkapan di Wilayah Tersebut, ke 18 Nelayan Asal Desa Buaya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini tengah menjalani proses hukum. Penyelidikan Awal terhadap para nelayan Indonesia ini dilakukan terhadap 3 Nakhoda Kapal yang tertangkap sat itu oelh Polisi setempat.
“Saat ini 15 ABK WNI berada di kapalnya masing-masing, sedangkan 3 (tiga) orang nahkoda masing-masing kapal dalam pemeriksaan penyidik PNTL. Posisi kasus saat ini sudah diserahkan sepenuhnya ke investigasi PNTL”. Jelas Kapolres Alor Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Patar Silalahi saat di hubungi pada Kamis, (24/01/2019).
Di katakan, sejak di tangkap Pada sabtu lalu, semua Nelayan Indoneaia ini langaung menjalani Proses penyeliikan awal oleh Polisi Negara Timor Leste.
“Selasa pagi (22/1/2019) telah dilakukan penyelidikan awal di Pengadilan Dili, namun akan dilanjutkan pada Selasa sore (22/1) dengan didampingi oleh KBRI Dili untuk pengawalan proses hukum terhadap ketiga nahkoda tersebut “. Katanya.
Di jelaskan, Otoritas Timor Leste telah menunjuk Pengacara publik Timor-Leste sebagai pembela ketiga nakhoda tersebut.
“ketiga Nakhoda Kapal masing-masing akan di dampingi oleh pengacara yang di tunjuk Otoritas Timor Leste selama mereka menjalani masa proses Hukum di sana”. Ujar Kapolres.
Dijelaskan, KBRI Dili terus memonitor agar ABK dalam kondisi yang baik, KBRI juga terus mengawal kasus hukum agar dapat diselesaikan dengan lancar.
Dalam Kasus ini, KBRI Dili telah bertemu dengan Otoritas UPM, Agen Kapal, Karantina TL. serta PNTL, dan berkoordinasi dengan baik agar semua permasalahan hukum dapat ditangani dengan cepat dan juga lancar.
“KBRI melakukan pendampingan dari dekat dan memberikan perlindungan hukum kepada ke-18 ABK dimaksud. KBRI Dili juga telah berkoordinasi dengan dinas Kementerian Kelautan dan Perikanan Pemprov NTT”. Tutup Kapolres. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara