Pecah Tangisan ” Ayah” Dari Dua Balita, Jadi Petunjuk SM  Di Temukan Tewas Gantung Diri 

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
Teriakan tangisan kedua anak korban, dengan terus memanggil nama Ayah menjadi sinyal awal ditemukan seorang ayah tewas gantung diri di Desa Oebelo,  Kecamatan Kupang tengah Kabupaten Kupang, Nusa Trnggara Timur (NTT). 

Begini kronologis singkat SM (33 tahun), laki-laki,Ayah dua anak yang ditemukan tewas gantung diri pada seutas talu nilon.SM,Warga Rt. 16/Rw. 06 Dusun 3 Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang – NTT Ditemukan oleh adik kandungnya , Sabtu (23/02/2019) sekitar pukul 22.00 wita.

Begini penuturan adik kandung korban, Sabtu (23/02/2019) di lokasi kejadian.

Menurutnya, korban SM pada sabtu malam menunjukan sikap yang tidak biasa. Saat korban kembali ke rumah sekitar pukul 20.00 wita,Ia langsung mengambil kedua anaknya yang sedang bermain dirumah Opanya. Tak sepatah kata pun, korban SM langsung membawa kedua anaknya menuju rumahnya yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah orang tua.

Sesaat kemudian, tangisan ke dua anak korban SM terdengar oleh orang tua korban. Mendengar teriakan tangisan, Orang tua korban lalu menyuruh salah seorang saudara kandung korban untuk memastikan kenapa anak korban SM menangis.

Setibanya di rumah korban SM, kondisi rumah dalam keadaan gelap. Pintu rumah terkunci rapat dari dalam. Saudara korban lalu menanyakan ke dua anak korban. “Menangis Kenapa ??”
Dari dalam rumah, anak sulung korban yang hanya berkata “Ayah”.

Dalam kondisi Samar-Samar lampu Dapur, Saudara korban mencoba mengintip dari sela-sela dinding rumah.Ia melihat seperti ada orang yang sedang berdiri tegak di dalam rumah korban.

Karena takut sendirian,Saudara korban SM berlari kecil kembali kerumah orang tua korban untuk memberi tahu saudara lainnya dirumah.Keluarga malah berpikir kalau ada orang yang menakut-nakuti ke dua anak korban hingga menangis.

Penasaran, dua orang saudara korban bersama iparnya langsung kembali ke rumah korban untuk memastikan apa yang terjadi.Ipar korban terpaksa mendobrak pintu yang terkunci.berhasil membuka pintu,mereka bertiga masuk dan mendapati korban sudah tergantung.

Karena panik, ketiganya langsung membuka tali plastik yang terlilit di leher korban.berharap nyawa korban masih bisa tertolong.namun setelah diturunkan dari Gantungan tali Nilon, Raga SM Sudan kaku tak bernyawa.Ditemukan sekitar pukul 22.00 wita. Pihak keluarga dan warga sekitar langsung menghubungi pihak berwajib.

Pantauan wartawan di lokasi kejadian, Anggota Polres Kupang dan Polsek Kupang Tengah langsung lakukan olah TKP.

Keluarga korban SM, menolak permintaan Pihak berwajib untuk autopsi. Keluarga iklas menerima peristiwa ini.(Kenzo).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara