Bersama Rakyat Awasi Pemilu,Bawaslu Kupang Bangun Gerakan Banyak Mata, Banyak Telinga 

Kupang, Obor-nusantara.com-
Dengan Slogan “Bersama rakyat awasi Pemilu, Bersama Bawaslu tegakan Keadilan”, Bawaslu Kabupaten Kupang intens lakukan sosialisasi kepada semua elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi awasi proses Pemilu Tahun 2019. Gerakan Banyak mata,Banyak telinga Awasi Pemilu”

Diskusi yang berlangsung di Neo Hotel Kupang,Jumat,1 Maret 2019 dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Martoni Reo.

Diskusi kali ini melibatkan tokoh agama, tokoh perempuan,tokoh pemuda,unsur LSM,unsur Pendidik,unsur Media dan Juga kepala Desa dari beberapa Desa yang ada di Kabupaten Kupang.

Polce R. T. Dethan, MM Dalam paparan materinya menjelaskan soal kewenangan bawaslu sesuai UU 7 Tahun 2017 dalam pengawasi seluruh tahapan pemilu.

” Tugas Bawaslu saat ini selain pengawasan semua proses tahapan pemilu,juga diberikan kewenangan untuk pencegahan,penindakan serta memberikan sanksi bagi peserta pemilu yang melanggar aturan Pemilu”katanya.

Dalam kaitan dengan tupoksi tersebut,Dethan meminta masyarakat ikut berpartisipasi aktif membantu mengawasi proses pemilu agar melahirkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

Sementara Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga,Maria Yulita Sarina lebih menekankan soal gerakan pengawasan Partisipatif melalui Gerakan banyak mata,banyak telinga.

“Gerakan banyak mata,banyak telinga dalam arti partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi tahapan-tahapan pemilu demi menumbuhkan pemilu yang bersih dan berkualitas.bukan hanya mengawasi kepada peserta pemilu,namun masyarakat juga diminta untuk ikut mengawasi penyelenggara pemilu,yakni KPU Dan Bawaslu serta Panwaslu ditingkat Kecamatan dan Desa”Jelas Maria.

Sedangkan Adam Horison selaku koordinator Divisi penindakan mengatakan partisipan masyarakat mengawasi Pemilu merupakan wujud menuju Harapan bersama melahirkan Pemilu yang bersih dan menghadirkan pemimpin yang berkualitas.

Hal ini,mengingat pelanggaran pemilu bukan hanya temuan Bawaslu tetapi juga Laporan warga yang akan ditindak oleh Bawaslu.Ia juga berjanji akan menerima semua laporan warga, dan Bawaslu akan lakukan investigasi dan kajian,kemudian memberikan rekomendasi bahkan memutuskan sanksi bagi peserta pemilu yang terbukti melakukan pelanggaran pemilu.

Ada 3 sanksi pelanggaran tahapan pemilu,yakni sanksi administrasi,Pidana oleh Gakumdu dan sanksi terkait kode etik oleh lembaga DKPP.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara