Angin Robohkan Plafon RSUD Naibonat, Petugas Berkantor Di Lorong Ruangan

Oelamasi, Obor-Nusantara.com-
Hujan angin yang menerjang kota kupang dan kabupaten Kupang,Minggu,10/3/2019 merobohkan plafon lantai 2 Rumah Sakit Umum Daerah Oelamasi Kabupaten Kupang NTT

Pantauan wartawan Senin,11/4 beberapa ruangan berantakan dengan sisa serpihan plafon,dan juga Jaringan acce central dengan kabel listrik berantakan dilantai ruangan.

Ruangan yang rusak diantaranya, Ruangan Direktur,Ruang keuangan, Ruang Rapat manajemen,Ruang Kepegawaian,dan ruang bidan penunjang pelayanan.

Pengakuan salah seorang staf di RSUD mengaku Plafon gedung roboh akibat hujan angin yang melanda Oelamasi dan sekitarnya,Minggu,10/3 Kemarin.

Akibat kejadian tersebut katanya, rangka plafon roboh dan jaringan Acce serta instalasi listrik juga ikut roboh dilantai ruangan.

“Kemarin plafon roboh dibeberapa ruangan karena angin kencang kemarin. Kabel listrik dan jaringan acce juga jatuh semua”katanya

Sementara,Kepala Tata Usaha RSUD Naibonat Maher Ora yang ditemui di RSUD Robohnya plafon mengaku gedung tersebut dibangun sekitar tahun 2013.

Menurutnya,Robohnya plafon akibat bangunan yang ada disebelah Unit Gawat Darurat lantai 2 ada celah antara atap gedung dan plafon.sehingga angin masuk dan menghantam plafon rumah sakit.

“Ruangan yang Rusak yakni Ruangan Keuangan,Ruangan Direktur,Ruang Rapat Manajemen,Ruang Kepegawaian dan Ruang Bidan Penunjang Pelayanan.jadi staf dan direktur tidak dapat tempati lagi ruangan yang ada”sebutnya sambil menunjukan ruangan yang rusak kepada wartawan.

Lanjut Maher,Walaupun kondisi ruangan seperti ini,Staf tetap bekerja dengan memindahkan meja kerja mereka ke lorong-lorong Ruangan Rumah Sakit yang masih bisa dipakai.dan hingga saat ini staf masih bekerja seperti biasa walaupun masih ada rasa takut akan terjadi lagi hal serupa.

“Sementara kita siapkan ruangan IGD lama,sehingga ruang kerja akan kita pindahkan kesana. Sehingga tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat dan pasien yang ada du RSUD”Jelas Maher.

Ia juga menyampaikan bahwa Sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Kupang,BPBD Kabupaten serta dinas kesehatan setempat.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara