Pasca Hujan Badai, BPBD Kabupaten Kupang Bentuk Tim Lakukan Pendataan Kerusakan 

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang bentuk Tim lakukan pendataan kerusakan akibat musibah hujan badai yang melanda wilayah setempat guna memastikan jumlah kerusakan yang dialami masyarakat.

“Kita bagi 4 tim, yakni Tim 1 mencakup wilayah Kecamatan Nekamese,Amarasi Barat,Taebenu,Kupang Barat,Tim 2 untuk wilayah kecamatan Amarasi,Amarasi Selatan dan Amarasi Timur,sedangkan Tim 3 untuk 2 Kecamatan di Pulau Semau dan Tim 4 untuk wilayah kecamatan Sulamu.sementara Untuk rumah sakit Daerah Naibonat,kami masih koordinasi dengan Dinas PUPR”.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur,Charles Panie saat ditemui wartawan diruangan Sekda Oelamasi,Senin,11/3/2019.

Charles menuturkan Pasca Musibah hujan badai yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Kupang Minggu pagi,10/3,Ia sudah membentuk Tim agar mendata semua kerusakan yang dialami warga.

Sehingga Badan Penanggulangan Bencana dapat mendistribusikan bantuan emergensi untuk korban hujan badai.sedangkan kerusakan sarana publik,masih berkoordinasi dengan pihak Dinas teknis.

“Hari ini sudah ada Tim yang Sementara mendata disemua wilayah kab. Kupang.Kerusakan rumah warga terbanyak di kecamatan sulamu ketimbang di kecamatan lain.diantaranya Ada atap yang terangkat,rumah yang roboh dan ada juga rumah yang rata tanah”terangnya.

Selain rumah warga,sesuai laporan yang diperoleh pihaknya, Ada juga sekolah yang roboh dan tempat ibadah yang rusak.

Namun untuk penanganan korban,Jelas Charles pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah propinsi serta Dinas sosial setempat apabila sudah ada data valid.

Karena Pihaknya mengaku BPBD kabupaten Kupang kewalahan jika ada sekian banyak kerusakan.hal ini akibat dari keterbatasan anggaran yang dimiliki BPBD.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara