Selesaikan Gedung Pusat Pameran NTT, Kontraktor Pekerjakan 67 Tenaga Buruh

Kupang, obor-nusantara.com-Untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan Gedung Pusat Pameran NTT Fair di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pihak Kontraktor Pelaksana telah menurunkan sedikitnya 67 orang Tenaga buruh guna menyelesaikan pekerjaan yang masih belum selesai tersebut.
Pihak kontraktor Pelaksana sangat optimis Gedung dua lantai dengan luas bangunan 4000 (empat ribu) meter per segi ini akan selesai dan tidak akan menjadi bangunan yang MANGKRAK alias mubasir.
Pelaksana Proyek Pt. Cipta Eka Putri selaku kontraktor yang mengerjakan Proyek Pembangunan Gedung Pusat Pameran NTT Fair di Bimoku, Kota Kupang mengatakan, pihaknya sangat mengalami Kendala pada pekerjaan atab gedung di lantai dua akibat cuaca yang sangat ekstrim sejak beberapa bulan terakhir ini.
Kondisi tersebut menurutnya, sangat menghambat kegiatan di lantai dua sejak beberapa bulan ini saat pekerjan atab tengah dikerjakan.
“cuaca buruk dengan hujan terus jadi kita tidak bisa kerja dibagian lantai dua yaitu pekrjaan rangka atap oleh pekerja, karena semua dikerjakan secara manual dengan bentang sepanjang 30 meter, jika pekerjaan atab sudah selesai maka kita bisa kerjakan pasangan lantai keramik dilantai dua”. Jelas PM dari Pt, Cipta Eka Putri Widianto saat ditemui pada Rabu, 13/08/2019.


Menurutnya, selain cuaca yang sangat buruk juga ada masalah internal yang membuat pekerjaan tidak jalan selama kurang lebih 4 bulan sejak kontrak ditanda tangani.
“awalnya memang kita tidak bisa kerja karena ada perosalan internal proyek saat selesai tanda tangan Kontrak dan proyek tidak bisa jalan selama 4 bulan dan baru bisa kita mulai pada bulan september 2018”. Ujarnya.
Dijelaskan, saat ini seluruh material proyek telah disiapkan di lokasinproyek dan tinggal dikerjakan saja. “yang belum ada cuman tanggal eksalator saja dan sudah kita bayar 75 persen jadi sudah dalam proses pengiriman daei jakarta ke kupang dan kita pastikan paling lambat akhir bulan maret ini sudah tiba di kupang”. Jelas mantan Kapro di BUMN ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT Dona Fabiola Tho yang Juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan gedung Pusat Pameran NTT dan Monumen Pancasila mengaku, Semua Kontraktor yang mengerjakan kedua proyek ini siap Menyelesaikan pekerjaan dilapangan.
“kontraktor siap untuk selesaikan pekerjaan dengan DENDA maksimal jadi mereka kerja dengan dana sendiri karena kita tidak ada lagi termin atau pembayaran selama pekerjaan belum selesai”. Katanya.
Dikatakan, sejak masa kontrak selesai pada akhir bulan desember 2018 dilakukan adendum denda Maksimal satu per mil per hari selama masa pekerjaan berlangsung.
“mereka mau kerja sampe maksimal denda 50 hingga 90 hari kalender (Pepres No 4 Tahun 2015 pasal 93 tentang pemberian kesempatan 50 hari untuk menyelesaikan pekerjaan dan PMK 243)”. Paparnya.
Menurutnya, Pihaknya sangat optimis Dua pekerjaan ini pasti selesai meski bukan dalam bulan maret ini mengingat, semua kontraktor yang terlibat dalam proyek ini bersedia menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen. (wr/nora).

Terima Kasih