Pemkab Kupang Kembali Alokasikan Dana Rp 25 M Untuk Jalan Pacuan Kuda

Foto: Sekretaris Dinas PUPR Kab kupang Teldi Sanam (Kiri) didampingi Kabid bina Marga Jefry Rotte.

Kupang,obor-nusantara.com-Pemerintah Kabupaten Kupang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) melalui Dana Alokasi Umum (DAU) 2019 kembali mengalokasikan dana senilai Rp 25 milyar untuk lanjutan pembangunan jalan pacuan Kuda di Bau-bau yang sempat terhenti akibat defisit anggaran pada tahun 2018 lalu.

“tahun ini kami lanjutkan pembangunan jalan di lokasi Oacuan Kuda di Bau-bau yang tertunda pembangunnya akibat defisit anggaran tahun 2018 lalu dan dihentikan saat dalam proses pekerjaan”. Kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Kupang Teldy Sanam saat di temui di Kantor BLUD Kabuoaten kupang selasa, 21/03/2019.

Teldy yang  didampingi oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU-PR Jefry Rotte menjelasakan, untuk tahun 2019 ini Dinas PU-PR mendapat alokasi dana sebesar Rp 109 Milyar dari dana DAU dan DAK dengan total Paket sebanyak 54 yang terdiri dari 4 Paket dana DAK senilai Rp 34 Milyar dan dana DAU 50 Paket.

“untuk Dana DAK itu ada 4 paket pekerjaan jalan Hotmix di 4 lokasi yakni, tarus-oeteta 5 kilo meter, kokak –sulamu 6,650 kilo meter, bolok-batakte 1,7 kilo meter dan ekateta-nunbaun 1,7 kilo meter dengan pekerjaan hotmix”. Katanya.

 Sementara utnuk dana DAU terdapat pekerjaan jalan Hotmix hanya dua paket dengan lokasi amsing-masing peningkatan jalan nekamese 2 kilo meter dan noelsinas-kiupakas 3 kilo meter dengan total dana Rp 25 milyar.

“kita hanya ada Rp 25 milyar untuk pekerjaan hotmix 2 ruas selain itu semuanyan perkerasan atau jalan Lapisan penetrasi (LAPEN).”ujar Teldy.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU-PR Kabupaten Kupang Jefru=y Rotte mengaku,  kondisi jalan di Kabupaten Kupang saat ini terdapat 57 koma 3 kilo meter jalan dalam kondisi rusak berat dari total panjang jalan 525 koma 809 kilo meter.

“saat ini kondisi sedang hanya 56,452 kilo meter, kondisi rusak ringan 58, 179 kolommeter dan kondisi rusak berat 57 koma 3 kilo meter”. Jelas Jefry yang juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ini.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menyiapkan adminsitrasi proyek untuk segera dilakukan proses tender kegiatan paling lambat awal bulan april mendatang. (wr/nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *