Begini Jawaban Ketua BK DPRD Kupang soal Rekomendasi PAW Tanau Yang Dituduh Cacat Administrasi

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
Begini jawaban Daniel Taimenas selaku Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kupang.Daniel Taimenas bersama pimpinan Partai Golkar,digugat perdata Oleh Agus Tanau di Pengadilan Negeri Oelamasi.

Rekomendasi Pimpinan Badan Kehormatan Dewan dianggap Penggugat,cacat prosedural, Cacat substansi dan cacat kewenangan.sehingga penggugat/Agus Tanau di PAW oleh Partai Golkar dan digantikan oleh Helmi Mudin Ndoki.

Daniel Taimenas Kepada media ini,Senin,18/3/2019 diruang kerja wakil Ketua DPRD Kab. Kupang mengaku Rekomendasi BK Sudah sesuai Prosedur.

“Rekomendasi BK atas dasar keputusan Rapat bersama anggota BK. kami Rapat 3 kali.BK hanya berpendapat melalui surat kepada partai Golkar.Soal keputusan PAW itu keputusan Partai, saya tidak omong tentang itu. Kalau mau dibuktikan saya buktikan dipengadilan,Daftar hadir Rapat BK ada”ungkap Taimenas.

Taimenas juga mengaku,tanpa rekomendasi BK pun Keputusan PAW seorang Anggota Dewan adalah kewenangan Partai.Badan Kehormatan Dewan hanya berpendapat.

Untuk diketahui pada pemberitaan sebelumnya https://obor-nusantara.com/2019/02/21/paw-dinilai-cacat-hukum-agus-tanau-gugat-ketua-bk-dprd-kupang-dan-pimpinan-partai-golkar/,Gugatan perdata dilakukan penggugat atas Dasar Rekomendasi Ketua Badan Kehormatan Dewan kepada partai Golkar tanpa melalui Klarifikasi dari yang bersangkutan dan tidak pernah ada paripurna sebagai representasi keputusan Lembaga DPRD.

Sehingga  pimpinan Partai Golkar selaku tergugat II, III, dan IV mengeluarkan Keputusan pergantian Antar waktu Agus Tanau dari anggota Dewan Kabupaten Kupang.

Hal ini disampaikan Agus Tanau/Penggugat,Kamis,21/2/2019 Di Kantor Pengadilan Negeri Oelamasi, Usai mengikuti sidang perdana yang ditunda oleh majelis hakim, karena tergugat satu, Dua, Tiga dan Empat tidak menghadiri persidangan.

“Saya merasa  aneh dengan keputusan Partai Golkar.Dimana merujuk pada Rekomendasi yang dikeluarkan Oleh Oknum Ketua Badan Kehormatan tanpa melalui proses.seharusnya saya dipanggil untuk klarifikasi.kemudian harus diparipurnakan.Bukan keputusan satu dua orang Badan kehormatan Dewan yang dijadikan acuan untuk berhentikan saya.Seharusnya Surat rekomendasi dikeluarkan oleh lembaga DPRD, Bukan BK.Karena BK itu salah satu alat kelengkapan Dewan”Sesal Agus.

Lanjut Agus, Sesungguhnya jika saya melanggar disiplin partai saya akan diberhentikan dari keanggotaan Partai Golkar dan tidak dicalonkan lagi menjadi Calon Legislatif Didaerah Pemilihan II Kabupaten Kupang.

“Saya benar-benar merasa dizolimi.kalau saya melanggar aturan partai tentu saya diberhentikan dari keanggotaan saya  dipartai Golkar.sekarang saya masih diakomodir menjadi Caleg Golkar dalam Pemilu kali ini.menjelang Pemilihan malah saya di PAW Atas Rekomendasi BK tanpa Klarifikasi dari saya dan Paripurna.saya cari keadilan disini”Katanya.

Sementara Yustinus Marianus Fua, SH Selaku Kuasa Hukum dari Penggugat mengatakan Rekomendasi yang dikeluarkan Oleh Daniel Taimenas (Tergugat I) sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan Kabupaten Kupang secara administrasi tidak prosedural dan tidak sah.

“Secara administrasi,surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Daniel Taimenas sebagai ketua BK tidak prosedural dan tidak sah.Akibat Rekomendasi tersebut klien kami di PAW dari anggota DPRD”ucap Yustinus.

Selain tergugat I Daniel Taimenas,Penggugat juga menggugat tergugat Dua Yeri Manafe Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar,Tergugat Tiga Melkiades Laka Lena sebagai Ketua DPD I Partai Golkar dan Tergugat Empat, Airlangga Hatarto sebagai Ketua Umum partai Golkar.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara