Gelar Perkara Kasus NTT Fair Kemungkinanan Langsung Penetapan Tersangka

Kupang, obor-nusantara.com-Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipisus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menggelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pusat Pameran NTT Fair oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi NTT TA. 2018, senilai Rp 29 milyar lebih.
Gelar perkara akan dilakukan dalam waktu dekat ini jika Penyidik yang menangani kasus ini sudah menyiapkan berbagai data dan keterangan saksi soal kasus itu.
Kajati NTT, Dr. Febrie Ardiansyah, SH, MH yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim pada senin, 27/05/2019 mengatakan, gelar perkara kasus ini akan digelar jika penyidik sudah siap.
“gelar perkara masih tunggu kesiapan penyidik”.katanya.
Dikatakan, dalam gelar perkara tersebut kemungkinan bisa langsung penyidik mengumumkan nama-nama tersangka jika semua data dan keterangan saksi telah memenuhi syarat.
“Kalau penyidik sudah siap pasti gelar dan hasilnya bisa ada tersangka atau bisa juga dikembangkan kasus itu”.ujarnya.
Menurutnya, untuk penetapan tersangka penyidik harus bisa memiliki minimal dua alat bukti jika belum ada maka masih dikembangkan lebih lanjut. “Belum tau juga apakah penyidik sudah bisa simpulkan tersangkanya dengan 2 alat buktinya atau belum”. Jelas Abdul Hakim.
Dalam kasus ini tim penyidik telah memeriksa lebih dari 30 saksi termasuk PPK dan mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya serta ajudannya. (wr/nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *