Dalami Dugaan Korupsi Pasar Lili, Penyidik Sudah Periksa 7 Orang Saksi

Oelamasi, obor-nusantara.com-Guna mengungkap kasus dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Lili oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kupang di Kelurahan Camplong, Kecamatan Fatuleu, Kabulaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jaksa Penyidik Tipisus Kejaksaan Negeri Oelamasi telah memeriksa sedikutnya 7 orang saksi.
Pemeriksaan ini dilakukan setelah status kasus tersebut dari Penyelidikan menjadi Penyidikan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Ali Sunhaji, SH, MH menyampaikan hal ini melalui Kasie Pidana Khusus, Noven V. Bullan, SH, M.Hum yang di konfirmasi wartawan pada Rabu, 29/05/2019.
Menurutnya, setelah penyidik menaikan kasus ini dari tingkat penyelidikan ke penyidikan sudah banyak saksi yang telah diperiksa.
“yang kiya sudah periksa itu adalah, Mantan kadis, kontraktor, PPK, konsultan pengawas, konsultan perencana, bendahara dan pejabat penandatanganan SPM, semua kita sudah periksa”. Katanya.
Dikatakan, pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka masing-masing diproyek.
“kita periksa sesuai dengan peran dan tanggung jawab mereka di proyek”. Ujatnya.
Dijelaskan, penyidik kebali melakukan Pemeriksaan terhadap saksi lain setelah perayaan hari raya Idul Fitri nanti.
“pemeriksaan nanti kita lanjutkan setelah hari raya idul fitri”. Tutup Noven. Untuk diketahui, kasus ini terbongkar setelah wakil Bupati Kupang Jerry Manafe melakukan kunjungan ke lokasi pasar lili bersama tim Forkopimda Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Kupang Jerry Manafe langsung meminta aparat Kejaksaan untuk mengusut proses pembangunan Pasar lili yang tidak diselesaikan pembangunnya oleh kontraktor pelaksana.
Pasar dengan nilai proyek Rp 4 milyar lebih ini hingga masa akhir perpanjangan masa denda, kontraktor hanya mampu menyelesaikan fisik hingga 75 persen meski pemerintah melalui (PPK) telah memberikan adendum perpanajangan masa denda hingga 90 hari kalender. (wr/nora)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara