Diduga Kabur Dari Kupang, Polisi Buru TSK Pembunuhan di Manusak

Foto, Kasat Reskrim Polres Kupang Ipt. Ebet Amalo. SH
Kupang, obor-nusantara.com-Tim Buru Sergap (Buser) dari Polres Kupang terus memburu Para pelaku Penikaman terhadap Korban Ramos Horta Soares (19) yang tewas ditikam Para pelaku saat tengah mengikuti pesta di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada kamis dini hari (02.30) waktu setempat. Salah satu pelaku telah diketahui identitasnya oleh Polisi/penyidik dan kini dalam proses pengejaran.
“identitas pelaku utama yang menikam korban sudah kami ketahui, bahkan inisialnya pelaku juga sudah dikantongi penyidik, saat ini kita masih cari keberadaan pelaku”. Jelas Kasat Reskrim Polres Kupang, IPTU Ebet Amalo saat dihubungi pada jumat, 07/06/2019.
Dikatakan, pelaku utama yang menikam korban disinyalir telah meninggalkan wilayah Polres Kupang dan kini berada disalah satu Kabupaten di NTT.
“dari investigasi yang kita lakukan dan informasai yang masuk ke kita Dia (pelaku red) sudah keluar dari Kupang dan ada di Suatu tempat jadi kita tengah bangun komunikasi dengan aparat Kepolisian setempat termasuk Aparat lainnya untuk bisa membantu menangkap pelaku.” ujar Ebet.


Terkait situasi terakhir pasca Pemakaman korban pada hari sabtu, 08/06/2019 menurut IPTU Ebet Amalo,
Situasi dan kondisi sekitar lokasi kejadian di Desa Manusak dan Naibonat dalam kondisi aman dan terkendali. “situasi sampai saat ini aman”.katanya.
Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun media ini pada sabtu 08/06/2019, menyebutkan, Jenasah korban penikaman saat bentrokan berdarah antara dua Perguruan Silat PSHT dan Kera Sakti pada kamis, 06/06/2019 yakni Almarhum Ramos Horta Soares (19) dikebumikan dilokasi pemakaman Keluarga di Koldoki Dileu, Desa Manusak setelah disemayamkan selama beberapa hari di rumah korban yang tidak jauh dari lokasi pemakaman. Sebelum dimakamkan, almarhum didoakan dalam Ibadah pemakaman yang dipimpin oleh Pastor.
Usai ibadah pemakaman Almarhum langsung dihantar oleh keluarga dan teman serta kerabat ke tempat peristirahat yang terakhir. (wr/nora).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *