Pasca Bentrokan Berdarah, Wakil Bupati Kupang Temui Orang Tua Korban Pembunuhan 

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
“Memilukan dan menyesal mendengar kejadian ini. Ini sesama warga Kabupaten Kupang,susah senang sama-sama tapi kenapa terjadi peristiwa seperti ini”

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat menemui Orang Tua Korban Ramos Horta Warga Manusak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang diruang Rapat Kantor Bupati Kupang,Selasa,11/6/2019.

Kedatangan Orang Tua korban bersama keluarga,atas inisiatif dari Kepala Desa Manusak bersama ketua BPD Sekaligus menyerahkan pernyataan Orang tua Korban kepada Pemerintah kabupaten Kupang bahwa menerima dengan iklas kematian Anaknya.

Atas niat baik Pihak keluarga Korban,Wakil Bupati Kupang memberikan apresiasi kepada Kepala Desa dan Ketua Bpd Desa Manusak sudah berusaha untuk menyelesaikan persoalan ini.Jerry juga bangga dan salut atas kerelaan orang tua korban yang sangat arif dan bijaksana.dimana orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Selain itu Wabup juga mengatakan Permasalahan tersebut Secara jujur adalah kriminal murni.tragedi tersebut bukan masalah antar perguruan sehingga tidak serta merta kita membubarkan perguruan.karena hal itu bukan solusi tepat yang diambil pemerintah.

“Sebenarnya semua cabang olahraga tidak mencelakakan orang.tapi menampilkan sportifitas.karena didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”sebut Manafe.

Disisi lain wabup menyebut Ada dua sampai tiga hal yang menjadi masalah.dimana setiap perguruan atau organisasi massa yang ada wilayah Kabupaten Kupang,harus resmi terdaftar.selain itu harus ada pembinaan rutin yaang difasilitasi oleh Pemkab agar meminimalisir kejadian serupa.

Jerry Manafe meminta kepada Kadispora Kabupaten Kupang untuk lakukan komunikasi dan silaturrahmi dengan organisasi perguruan.sehingga wabup meminta kadispora untuk segera buat jadwal pertemuan dengan organisasi pemuda.

Turut hadir Kasat Intel Polres Kupang, Babinsa, Kapolsek kupang Timur, Kepala Desa Manusak ,Ketua BPD, Rt/Rw tokoh perempuan dan orang tua korban.Hadir juga Sekda Obed Laha, Asisten I Rima Salean, asisten II Jimi Uli,Kepala Diaspora Sipri Lau, Kabag Hukum Herman Luik, Kesbangpol Ricard Benu,dan Kabag Humas Marta Paraede.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *