Serahkan Bantuan Spontanitas Kepada Ayah korban, Manafe Sebut Tragedi Berdarah di Manusak Sebagai Bencana Sosial

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
“Memilukan dan menyesal mendengar kejadian ini. Ini sesama warga Kabupaten Kupang,susah senang sama-sama tapi kenapa terjadi peristiwa seperti ini”

Begitulah ungkapan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat menemui Orang Tua Korban Ramos Horta Soares yang didampingi keluarga,Warga Manusak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang diruang Rapat Kantor Bupati Kupang,Selasa,11/6/2019.

Wakil Bupati Kupang juga menyebut tragedi berdarah di Desa Manusak sebagai bencana Sosial.Jerry Manafe yang didampingi Sekda bersama beberapa Asisten dan Kadis,Atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang menyerahkan spontanitas sebesar Rp.5.000.000 kepada Matias Soares, Ayah Kandung korban meninggal pertikaian di Manusak beberapa waktu lalu.

Selain itu,Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang,Anis Masneno juga mengatakan sudah menurunkan Tim untuk verifikasi dan meminta dokumen korban untuk diusulkan Ke kementerian sosial Republik Indonesia.

Hal ini menurutnya prosedur untuk mendapatkan santunan bagi keluarga korban atau ahli waris almarhum.Masneno juga mengakui bahwa sudah menurunkan bantuan makanan siap saji kepada keluarga korban.

“Tragedi berdarah Di Manusak kita sebut sebagai Bencana Sosial.Oleh karena itu kita sudah turunkan bantuan makanan siap saji, dan akan kita usulkan kementerian guna memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal”tukas Masneno.

Untuk diketahui,Kedatangan Orang Tua korban bersama keluarga yang didampingi pemerintah Desa Manusak untuk menyerahkan pernyataan Orang tua Korban kepada Pemerintah kabupaten Kupang bahwa menerima dengan iklas kematian Anaknya.

Atas niat baik Pihak keluarga Korban,Wakil Bupati Kupang memberikan apresiasi kepada Kepala Desa dan Ketua Bpd Desa Manusak sudah berusaha untuk menyelesaikan persoalan ini.Jerry juga bangga dan salut atas kerelaan orang tua korban yang sangat arif dan bijaksana.dimana orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Selain itu Wabup juga mengatakan Permasalahan tersebut Secara jujur adalah kriminal murni.tragedi tersebut bukan masalah antar perguruan sehingga tidak serta merta kita membubarkan perguruan.karena hal itu bukan solusi tepat yang diambil  pemerintah.

“Sebenarnya semua cabang olahraga tidak mencelakakan orang.tapi menampilkan sportifitas.karena didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”sebut Manafe.

Turut hadir pada kesempatan itu,Kasat Intel Polres Kupang,Babinsa,Kapolsek kupang Timur,Kepala Desa Manusak,Ketua BPD, Rt/Rw tokoh perempuan dan orang tua korban.Hadir juga Sekda Obed Laha,Asisten I Rima Salean, asisten II Jimi Uli,Kepala Diaspora Sipri Lau, Kabag Hukum Herman Luik, Kesbangpol Ricard Benu,dan Kabag Humas Marta Paraede.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara