Klaim BPJS Oleh RSUD Naibonat Tahun 2018 Ternyata Hanya Rp.4,5 Milyar Lebih, Bukan Rp.19 Milyar

Oelamasi,Obor-nusantara.com
Klaim BPJS Oleh RSUD Naibonat ditahun 2018 Ternyata hanya Rp.4.572.861.724.Bukan Rp.19 Milyar lebih yang dilaporkan Kepala BPJS Kabupaten Kupang saat Rapat bersama Wakil Bupati diruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang,Jumat,14/6/2019.

Atas kekeliruan atau mis komunikasi tersebut,Kepala BPJS kabupaten Kupang,Selvi Kadju menyampaikan permohonan maaf kepada Pihak RSUD Naibonat, Saat klarifikasi diruang Wakil Bupati Kupang,Senin,17/6/2019.

“Kami minta maaf kepada pihak RSUD dan Pak wakil Bupati Kupang karena salah menyampaikan laporan.Data ril kami sudah serahkan kepada pak wakil dan sudah kami sinkronkan dengan data Pihak RSUD ditahun 2017 dan 2018″Ungkap Kadju.

Kepada media,Selvi Kadju menyatakan sudah menyerahkan data terkait klaim BPJS oleh RSUD Naibonat Tahun 2017 dan 2018 kepada Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.

Data yang disampaikan dirinya saat Rapat di Dinkes, Dengan total Rp. 19 Milyar merupakan akumulasi klaim RSUD Naibonat Sejak Tahun 2015.

Sementara itu, Direktur RSUD Naibonat dr.Erol Nenobais mengatakan bahwa selama ini tidak ada persoalan dengan klaim BPJS.

Atas pernyataan keliru yang dibeberkan Pihak BPJS Oelamasi, Erol memaklumi atas kekeliruan tersebut.

Diberitakan sebelumnya,Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kupang,Kepala BPJS Oelamasi,Selvi Kadju Mengaku menyetor klaim BPJS Oleh Manajemen RSUD Sebesar Rp. 19 Milyar lebih tahun 2018.

Sementara pihak rumah sakit membantah menerima uang sebanyak itu.Kepala Tata Usaha RSUD Maher Ora mengaku hanya menerima uang sebesar Rp. 6 Milyar lebih.

Mendengar pernyataan kedua belah pihak tersebut,lantas membuat kaget wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.Dengan nada tinggi Manafe bertanya.

“Siapa yang putar balek disini,Pihak RSUD Atau kalian BPJS”

Hal ini diungkap wabup ketika dilakukan pertemuan antara, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Kepala dinas Kesehatan dr.Robert Amheka, kepala BPJS Kabupaten Kupang Selvie Kadju, Perwakilan RSUD Naibonat, Perwakilan RSUD Prof.W.Z Yohanes,dan LSM Unicef Di ruang pertemuan dinas Kesehatan Kabupaten Kupang Jum’at 14/06/19.

Menurut kepala BPJS Kabupaten Kupang Selvie Kadju,dana Klaim BPJS tahun 2018 yang sudah di bayarkan pihaknya Ke pihak Rumah sakit Naibonat kurang lebih mencapai 19 miliar lebih.

Uang- uang yang dibayarkan antara lain,uang rawat jalan 4 miliar lebih dan uang rawat inap 14 miliar lebih.semua itu sudah dibayarkan kepada pihak RSUD Naibonat.

“Pada tahun anggaran 2018 kami dari pihak BPJS Kabupaten Kupang sudah membayarkan uang klaim Pasien BPJS kepada pihak rumah sakit baik itu berupa BPJS dan  Dan JK3 sebesar 19 miliar lebih” jelas Kadju.

Sementara direktur Rumah sakit umum daerah (RSUD) Naibonat melalui kepala tata usaha (KTU) Maher Ora membantah,sebab menurut Maher,data yang disampaikan oleh Kepala BPJS sangat bertentangan dengan dana yang diterima pihak RSUD Naibonat.

Menurut Maher Ora, dana klaim yang dibayarkan oleh pihak BPJS tidak sesuai dengan Laporan BPJS karena dana yang diterima hanya mencapai 6 miliar lebih.sehingga target pendapatan Rp.9 Milyar tidak dicapai oleh pihak RSUD.

“Data yang disajikan oleh ibu Selvie tidak mungkin benar karena sesuai dengan target capaian kami di tahun 2018 hanya 9 miliar kok bisa bayar sampai 19 miliar.kalau memang demikian pasti pendapatan kami meningkat bukan tidak mencapai target” tegas Maher.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *