Dikop UKM Kabupaten Kupang Latih 60 Kelompok Usaha Olah Pakan Ternak Dan Tenun Ikat

Oelamasi,Obor-nusantara.com-
Sebanyak 60 peserta perwakilan dari kelompok usaha kecil yang ada di di 24 Kecamatan di Kabupaten Kupang dilatih mengolah pakan ternak dan tenun ikat oleh Dinas Koperasi dan UKM Kab.Kupang propinsi NTT.

Bertempat di Hotel Pelangi Kota Kupang,Selasa,25 Juni 2019,Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari dimulai dari tanggal 25 – 27 Juni 2019, dengan tema kegiatan Pelatihan vocational Koperasi dan UMKM di Daerah perbatasan Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Kupang.

Sebanyak 60 org dari setiap kecamatan se-kabupaten Kupang,dilibatkan dalam kegiatan ini diantaranya petani peternak untuk mengolah pakan ternak serta pengrajin tenun ikat. Peserta akan di bimbing oleh instruktur-instruktur yg sangat berkompeten di bidangnya.

Kepala Bidang Deputi SDM Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, Khalif Musthid dalam sambutannya menyebutkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni khususnya di daerah-daerah perbatasan dapat memajukan perekonomian yang lebih cepat.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga, Timor Leste,  Khalif mengharapkan pertukaran ekonomi lebih cepat di lokasi pos batas Indonesia-Oekusi Timor Leste. Centra-centra ekonomi lebih banyak disana, misalkan pemasaran tenun ikat.

Dengan perkembangan ekonomi yg pesat dikatakannya secara tidak langsung meningkatkan perekonomian. Ia juga meminta agar tenun ikat yang hendak dipasarkan dikemas secara menarik sehingga nilai jualnya pun tinggi.

Sementara dalam sambutan tertulis Bupati Kupang yang disampaikan oleh Asisten 2 Kabupaten Kupang, Jemmy Uly mengatakan salah satu program prioritas pemerintah kabupaten kupang adalah mengatasi kemiskinan dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal ini dilakukan melalui kegiatan-kegiatan usaha produktif dengan mengembangkan produk unggulan daerah yg memiliki peluang pasar.

Selain itu, pemerintah menyadari dengan sungguh-sungguh bahwa SDM khususnya pengurus koperasi dan UMKM di rasakan masih rendah baik dari sisi ketrampilan, pengetahuan maupun teknis dan manajemen usaha.sehingga peningkatan SDM pelaku usaha harus dilakukan melalui diklat yg terarah dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan baik yg dilaksanakan di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten dengan mendatangkan tenaga profesional.

Cara Pendekatan seperti ini diharapkan akan memberikan dampak peningkatan nilai tambah produk unggulan daerah yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah-daerah perbatasan yang dapat mendorong geliat ekonomi.

Kabupaten Kupang sendiri arah pembangunan lebih memfokuskan pengembangan pada 5 sektor yakni Revolusi “5 P” ,diantaranya pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pariwisata.karena sektor tersebut memberikan kontribusi lebih,pada peningkatan produktivitas untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yg tinggi, memperkuat dan meningkatkan ekonomi di pedesaan serta memberikan kontribusi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja demi peningkatan ekonomi keluarga.

Diakhir sambutan Bupati, Peserta pelatihan diharapkan mampu membenahi usaha-usaha produktif yg sedang dilakukan sesuai dengan permintaan pasar.

Acara ini di inisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI bekerjasama dgn Dinas Koperasi Kabupaten Kupang.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara