Ungkap Kasus PDAM Kupang,  Mantan Dirut Dipanggil Jaksa Kejati NTT

Kupang,Obor-nusantara.com-
Setelah memeriksa pihak Manajemen PDAM Milik Pemerintah Kabupaten Kupang,Jaksa penyidik dikejaksaan Tinggi NTT memanggil Mantan Direktur Utama, Joni Oetemusu untuk diperiksa terkait adanya dugaan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan anggaran oleh jajaran manajemen PDAM Kabupaten Kupang tahun anggaran 2018.

Pemanggilan ini untuk meminta keterangan selaku mantan pimpinan Direktur di PDAM milik Kabupaten Kupang. Beberapa poin yang hendak diperiksa oleh 4 Jaksa penyidik, antara lain terkait Pelanggaran biaya Jasa Produksi, pelanggaran pembayaran gaji 13 dan mark up sambungan pipa diperumahan Avia Jaya dan perumahan SPC berlokasi di Alak Kota Kupang.

Surat Panggilan tersebut,diakui Joni Oetemusu saat dihubungi Obor-nusantara.com via sambungan seluler, Senin malam ,22/7/2019. Dirinya membenarkan bahwa jaksa penyidik memanggilnya untuk dimintai keterangan,Selasa,23/7/2019.Penyidik juga meminta Joni untuk membawa dokumen-dokumen yang berhubungan dengan kasus tersebut.

“Benar saya dipanggil jaksa penyidik di Kejaksaan Tinggi NTT untuk menghadap besok, hari Selasa tanggal 23 Juli 2019.Dalam surat tertulis untuk meminta keterangan.terkait soal gaji 13,Jasa Produksi dengan mark up sambungan pipa diperumahan avia dan SPC di Alak”Jelas Oetemusu.

Ketika ditanya soal penyertaan modal,Joni Oetemusu mengaku semasa ia memimpin,Dana penyertaan modal yang diterima hanya Rp.6,5 Milyar.

“Waktu masa beta (saya),penyertaan modal dari pemkab kupang hanya Rp. 6,5 milyar yakni tahun 2014 Sebesar Rp.5 Milyar dan tahun 2015 sebanyak Rp. 1,5 milyar.Kalau yang bilang ada Rp. 20 milyar dan Rp. 13,5 miliar Raib itu tanya di Sekda yang lama dengan mantan Kepala BPKP.Di Perda penyertaan modal kan ada Rp. 20 milyar hanya mereka bilang alihkan Rp.13,5 milyar ke yang lain.Waktu itu saya sempat ribut saat RDP di Komisi B.Kalau memang jaksa tanya soal itu pasti saya jawab”Ucap Oetemusu.

Mantan Dirut PDAM masa bakti 2013-2018 diminta menghadap 4 jaksa penyidik dikejaksaan Tinggi NTT.Diberitakan sebelumnya,pihak manajemen PDAM milik Kabupaten Kupang dipanggil Jaksa Penyidik kejaksaan Tinggi NTT untuk dimintai keterangan.(kenzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *