Penuhi Bahan Baku SOPHIA, Sopi Asal MBD Siap Masuk Kupang Secara Legal

Kupang, obor-nusantara.com, Dibukanya Pabrik  Produksi minuman khas NTT Jenis Sophia, Masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) siap menyuplai bahan Baku Sopi (arak Kampung) ke Kota Kupang. Rencana Suplai Bahan baku Sophia ini mendapat Respon Posetif dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

“tidak ada yang tangkap-tangkap sopi lagi sekarang, semua untuk kebutuhan produksi minuman Sophia jadi tidak ada lagi yang tangkap penjual sopi di NTT, jadi kalau mau bawa Sopi dari MBD (kisar dan Letty atau lainnya silakan saja kan ini untuk bahan baku Sophia”. Ujar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat  saat melakukan pertemuan dengan Ketua Komisi A DPRD Maluku Meky Frans di ruang Kerjanya pada selasa, 30/07/2019 di Kupang.

Menurut Gubernur, minuman khas NTT dengan nama Sophia kini diminati oleh sejumlah Negara terutama Rusia dan Australia sehingga Negara-Negara tersebut akan menjadi tujuan utama Export Minuman Sophia ke luar.

“Sophia sekarang ini sudah tembus pasar dunia meski baru beberapa bulan di produksi, karena itu tentu membutuhkan bahan baku yang banyak dan itu bisa dibawa dari mana saja termasuk dari Maluku Barat Daya (MBD). Jelas Gubernur.

Dikatakan, untuk produksi penyulingan ditingkat masyarakat saat ini Pemerintah Daerah tengah mempersipakan Bantuan yang akan diberikan kepada Masyarakat agar tidak menggunakan sistem penyulingan tradisional.

“sistem penyulingan Sophia akan kita rubah dari sistem tradisional ke moderen menggunakan mesin penyuling, sehingga hasil produksi bahan baku bisa diukur tingkat methanolya, kita bisa bantu pabrik Sophia ke Maluku jika dibutuhkan. Ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan, produksi bahan baku Sophia menggunakan sistem tradisional yang selama ini dihasilkan oleh masyarakat dan dijual bebas memiliki tingkat Methanol yang sangat tinggi yakni bisa mencapai 7 persen, sementara yang harus dibutuhkan adalah paling tinggi 2 persen.

“dengan mengunakan sistem penyulingan moderen (mesin) maka tadinya methanol bisa 5 sampai 7 persen diturunkan hingga 2 persen atau batas maksimum, jadi kalau Maluku mau kita bisa bantu mesin dari Kupang melalui sistem kerja sama. Jelas Mantan ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku Meky Frans menyampaikan limpah terima kasih kepada Gubernur NTT yang mau menerima bahan baku Sophia dari Rakyat Maluku Barat Daya.

“selaku wakil rakyat dari MBD, saya sangat berterima kasih karena Bapa Gubernur NTT sangat respon dengan permintaan kami untuk datangkan bahan baku Sophia dari MBD, ini sangat luar biasa dan kita sangat dukung”.

Dikatakan, apa yang menjadi pembicaraan dalam pertemuan ini segera disampaikan kepada Gubernur Maluku dan Buapti MBD untuk segera ditindaklanjuti.

“saya setibanya di Maluku segera melaporkan hasil pertemuan ini ke Pak Gub dan Bupati MBD untuk ditindaklanjuti ya bisa dengan sistem kerja sama sehingga ada Legalitas Hukum yang jelas. Ujar Meky Frans.(wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara