Gubernur NTT Ajak Hasher Investasi dan Promosikan Wisata di NTT

Oelamasi,Obor-nusantara.comG-ubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak peserta kegiatan Pan Indo Hash Nasional ke-35, berinvestasi di Nusa Tenggara Timur.

Hingga Laiskodat membeberkan semua destinasi wisata yang ada di Flobamora untuk dikunjungi para pengusaha.Selain itu, Para hasher juga diminta ikut mempromosikan Destinasi wisata didaerah kepada kolega untuk datang ke NTT.

“Ada Festival Kalaba Maja pada September 2019 di Pulau Sabu, lokasinya mirip Grand Canyon di California,” ujar VBL

Hal ini disampaikan Gubernur NTT saat melepas 2.000 Hasher (sebutan untuk anggota Indo Hash) dari Indonesia, Malaysia, Australia, serta Kanada yang menjadi peserta Pan Indo Hash ke-35 di Objek wisata Gunung Fatuleu di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (2/8).

Menurut VBL, destinasi wisata di NTT tidak kalah menarik seperti lokasi surfing di Pulau Rote, diving di Alor, dan minuman khas daerah seperti teh kelor dan minuman keras ‘Sophia’.

Moment ini disebut Laiskodat tidak hanya mempromosikan destinasi wisata Kabupaten Kupang tetapi juga menghidupkan pengrajin dan usaha kecil menengah (UKM) setempat.

Bersama pengurus dan peserta Pan Indo Hash,Laiskodat ikut lari etape lintas alam medium run sejauh 6 km di sekitar Gunung Fatuleu, Kabupaten Kupang.

VBL juga memperkenalkan kepada ribuan Hasher yang merupakan pengusaha kelas menengah keatas,bahwa di Alor ada atraksi memanggil ikan duyung.

“Baru saja kemarin kami lakukan Festival Memanggil Ikan. Saya baru pertama kali lihat atraksi itu. Saya sebagai Gubernur, saya belajar dan itu pengalaman saya, bisa memangil ikan,” katanya.

Tak lupa, Sumba dengan resort termahal di dunia, Nihi Resort yang bertarif 10 ribu US dolar (sekitar Rp 140 juta) per malam di ceritakan Gubernur

Selain objek wisata level internasional,Laiskodat juga memperkenalkan minuman khas NTT yakni kopi asli NTT,Teh kelor dan juga minuman beralkohol Sophia.

“Kami memiliki kopi terbaik di dunia. Pada tahun 2018 kopi NTT mendapat penghargaan dan menang menjadi kopi terbaik nomor satu di Paris, itu kopi dari Flores. Dalam satu tahun 15 ribu ton kami ekspor.Ada minuman moringga tea yang terbuat dari kelor yang sudah diklaim WHO sebagai pohon terbaik di dunia dengan multimanfaat.Jepang meminta 40 ton per bulan namun kami belum sanggup karena masih disiapkan. Ini sangat luar biasa karena marketnya sudah tersedia tetapi proses penyiapannya yang sementara mulai dari penanaman,” ungkapnya.

Dihari kedua kunjungan para hasher di Batuleza Kupang Barat,Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe mengajak para pengusaha menanamkan modalnya di Kabupaten Kupang.

Tak segan-segan Manafe mengumumkan nomor ponsel pribadinya kepada para peserta Indo Hash.

Hingga saat itu juga, ada pengusaha asal jakarta langsung berkomunikasi dengan Wabup,dan menyatakan dirinya siap berivestasi di Kabupaten Kupang.

Wabup juga mengajak para hasher menyaksikan tarian budaya timor yang dilakonkan oleh warga sekitar pantai Alamanda.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara