Jamkrida Akhirnya Bayar Klaim Asuransi Proyek NTT Fair Rp 2.6 Milyar Ke Kas Daerah

Kupang, obor-nusantara.com-Pt. Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) NTT akhirnya mencairkan klaim jaminan Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Proyek Pusat Pameran NTT Fair senilai Rp 2.6 milyar lebih ke Kas Pemerintah Daerah Provinsi NTT setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melalui suratnya minta Jamkrida sebagai pemberi jaminan proyek tersebut.
Selain klaim proyek pembangunan NTT Fair, Jamkrida NTT juga tengah memproses pembayaran klaim Jaminan Pelaksanaan Proyek Pembangunan Monumen pancasila senilai Rp 1.8 milyar. Jika proses administrasinya selesai maka uang jaminan tersebut segera di setor oleh Jamkrida ke Kas Daerah Pemprov NTT.
“untuk proyek NTT Fair kita sudah bayarkan ke Pemerintah Daerah melalui Rekening Pemprov senilai Rp. 2.6 milyar lebih setelah PPK klaim Jaminan pelaksanaan pekerjaan proyek yang tidak selesai itu ke Jamkrida. Sementara saat ini kita sedang proses pembayaran juga untuk jaminan pelaksanaan pekerjaan Monumen pancasila juga”. Ujar Direktur Utama Jamkrida NTT Ibrahim Imang, saat ditemui di ruang kerjanya pada jumat, 09/08/2019.
Dikatakan, dalam proses pembayaran klaim jaminan pelaksanaan itu Pihaknya mendapat dua surat klaim dari PPK dan Kontraktor pelaksana soal PHK perusahaan oleh pemerintah setelah proyek tidak mampu diselesaikan sesuai dengan jadwal kontrak.
“khusus untuk proyek monumen pancasila, kita siap membayar walaupun kita dapat dua surat satu dari PPK dan keberatan dari Kontraktor dan kita sudah balas semua dengan prinsip siap membayar klaim jaminan pelaksanaan proyek itu”. Katanya.
Menurutnya, sebagai Asuransi penjamin milik Pemda maka selalu tunduk pada aturan dan keputusan Pemda NTT.
“walaupun ada surat keberatan dari Kontraktor tetapi kita pada prinsipnya mengikuti aturan yang berlaku di Pemda”. Jelas Ibrahim.
Menurutnya, pembayaran klaim jaminan pelaksanaan ke Kas Daerah ini dilakukan setelah adanya wanprestasi, kontraktor di PHK maka PPK mempunyai hak untuk menagih ke Jamkrida sebagai pemberi jaminan.
“jamkrida sebagai pemberi jaminan harus melakukan pembayaran terhadap klaim yang diajukan karena itu sebagai resiko dari pemberi jaminan”. Ujarnya.
Terkait jaminan pelaksanaan untuk semua proyel APBD satu NTT tahun 2019, menurut Ibrahim Imang, semuanya sudah di Jamkrida.
“ya untuk proyek tahun 2019 semua ke sini (jamkrida) baik itu langsung maupun melalui bank lalu bank ke jamkrida, sehingga ada masalah menjadi tanggung jawab jamkrida.”. Jelasnya.
Karena itu pihaknya berharap semua kegiatan proyek di NTT baik swasta maupun pemerintah hendaknya memanfaatkan Jamkrida sebagai jaminan pelaksanaan dari Jamkrida NTT, meski resiko itu tidak di inginkan namun dengan adanya jaminan ini maka semua resiko bisa teratasi. (wr/nora).

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara