Didatangi Wabup Kupang,Staf Puskesmas Oemasi Laporkan Kapus Sunat Dana BOK

Nekafmese,Obor-nusantara.com-
Lagi-lagi,Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe terus melakukan inspeksi mendadak diberbagai lembaga pelayanan publik diwilayah Kabupaten Kupang Propinsi NTT.Kali ini ,Senin,26/8/2019 Wabup menyambangi Puskesmas Oemasi di Kecamatan Nekafmese.

“Sidak disini,manajerialnya tidak bagus dan amburadul. Kondisi ruangan juga jorok,Honor jasa medis juga belum dibayarkan kepada staf.besok saya minta kapus dan bendahara menghadap saya. Banyak hal kadis tidak tau kondisi puskesmas sehingga kapus buat seenaknya”Ujar Manafe.

Dihadapan Wabup, Staf puskesmas mengungkapkan perihal pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).Dari laporan staf, Diduga ada penyelewengan Dana bok oleh Kepala Puskesmas selaku pengguna anggaran dan bendahara.

Kepada media ini,seorang staf mengatakan bahwa Kapus secara sepihak memotong dana Bok yang merupakan Hak staf,menyimpang dari kesepakatan awal.

“Disepakati lain, tapi Kapus potong uang jasa staf semaunya. Itu terjadi Pada tahun 2018.Jampersal Bok non kapitasi dipotong Kapus sebesar Rp.40 juta”Ucapnya.

Alokasi anggaran untuk setiap program juga,Kapus tidak pernah transparan kepada pemegang program.Sehingga staf tidak tau sistem pembagian dan dinilai tidak adil karena kapus selalu minta jatah 10 juta setiap tahapnya.

Selain itu, Kegiatan minilol bulanan dan tribulanan di puskesmas Oemasi dikatakan staf tidak pernah dilakukan.Tetapi pembiayaan dana BOK terserap habis.

Ketika rapat semua staf dengan Wabup Manafe pasca pengecekan kondisi ruangan di lingkungan Puskesmas,Ibu Alusia melaporkan bahwa Bendahara selalu beralasan ketika ditanya soal pembayaran Dana BOK.

“Waktu Apel bendahara mengatakan akan bayar pada senin atau selasa,tgl 19/20.Saat ditanya lagi malah tidak direspon. Hari jumat saya tanya lagi digrup wa, bendahara mengaku masih tukar uang dibank.Kemudian bendahara beralasan lagi kapus tidak  masuk jadi tidak bisa dibagikan”Tukas Alusia.

Mendengar keluhan ini,Wabup meminta penjelasan dari Kepala Puskesmas dr.James Siagian. Jawaban Kapus soal alur pencairan Dana BOK membuat marah Wakil Bupati.Awalnya dibilang dana Bok tahap pertama sudah dicairkan pada pertengahan agustus.Saat ditanya ulang,jawabannya berubah lagi,dibilang juli sudah cair.

Selama meninjau kondisi ruangan di Puskesmas Oemasi,Wabup menemukan lingkungan Puskesmas dalam keadaan kotor dan jorok, disertai beberapa bangunan tampak rusak dan tak terawat.Sebagian pintu ruangan tanpa gembok dan hanya memakai tali untuk ikat.

Diantaranya,ruangan KIA, Ruang Obat,Ruang Rawat, Rumah tunggu pasien, Kamar mandi serta toilet.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara