Kepsek Embat Dana Bos, Guru Sekolah Satap Manusak Lapor Wabup Kupang

Oelamasi,Obor-nusantara.com
Terindikasi penyelewengan Dana Bos Sekolah Satu Atap(Satap) SDN-SMPN Manusak oleh Kepala Sekolah,Para Guru melaporkan kepada Wakil Bupati Kupang.

Hal ini mencuat saat Sidak Wabup Kupang di Satap Manusak, Senin, 2/9/2019.Dugaan Penyalagunaan Dana Bos tergambar dengan kondisi Ruang Kelas yang rusak serta mebeler yang tidak ada perbaikan sama sekali.

Manusak, Mikannews.Com – Inilah kondisi gedung sekolah satu atap SD dan SMPN Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang – NTT.

Satu – persatu ruang kelas dengan kondisi memperihatinkan di sekolah satap SDN dan SMPN Manusak Kecamatan Kupang Timur itu tidak luput dari inspeksi mendadak Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe.

Disaksikan media ini, kesan kecewa bercampur marah tergambar jelas di raut wajah orang nomor dua di Kabupaten Kupang itu,melihat sejumlah sekat pemisah di beberapa ruang kelas di sekolah itu dikerjakan tidak beraturan  menggunakan lemari rusak

Ironisnya, raung kelas yang sebenarnya berukuran luas 16 meter persegi itu nampak menjadi sempit akibat disekat menjadi dua ruangan di kelas itu.

Selain sempit, pengap dan berantakan karena disekat menjadi dua ruang kelas  menggunakan lemari rusak, bisa dipastikan, proses belajar mengajar di sekolah itu pun tidak bisa berjalan baik karena suara puluhan siswa di kelas itu akan saling mengganggu konsentrasi belajar di antara mereka sendiri.

Tidak hanya itu, sejumlah, pintu dan jendela nampak rusak berat. Ironisnya, pihak sekolah terkesan masa bodoh dan  tak ada niat untuk memperbaiki.

Usai melihat dari dekat semua ruang kelas di sekolah itu, Wabup Jerry lalu  menghelat dialog bersama semua para guru termasuk di antaranya, kedua pimpinan di sekolah satu atap itu.

Kepala Sekolah SD Negeri Manusak, Simson Boimau dihadapan Wakil Bupati Kupang mengakui bersalah karena secara sendiri mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah senilai lebih dari 198 juta rupiah seperti yang dibeberkan sejumlah guru dalam dialog bersama itu.

Sejumlah gaji guru honor di sekolah itu pun tidak dibayarkan penuh oleh bendahara sekolah SD Negeri Manusak Melkis Kesnai atas perintah Kepala Sekolah Simson Boimau

Informasi di lokasi menyebutkan, sekolah satu atap SD dan SMP Negeri Manusak ini, miliki 9 rombongan belajar dan hanya miliki 5 ruang kelas.

SD Negeri Manusak miliki 248 murid dan mengelola dana bos senilai lebih dari 198 juta rupiah, sementara SMP Negeri Manusak hanya miliki puluhan pelajar saja.

Yang menjadi sangat mengharukan  dalam dialog tersebut, ternyata di sekolah satu atap, SD dan SMP Negeri Manusak ikut mengabdi  belasan guru sukarela tanpa digaji sepeser rupiah pun oleh pihak sekolah dan pemerintah daerah setempat.(kenzo)

Terima Kasih Tetap bersama kami di Media Obor Nusantara